Pedas Termasuk Jenis Rasa Makanan, Bukan, Ya? Ayo Cari Tahu Bersama!

Sepertinya hampir setiap orang di dunia salah mengartikan sensasi makanan yang satu ini, ya. Dalam pikiran kita, pedas merupakan salah satu dari rasa makanan, sama halnya dengan rasa manis, pahit, asam, dan asin.

Namun, tahukah kalian? Ternyata pedas bukanlah sebuah rasa yang dapat dirasakan oleh sensor pada lidah kita, lho! Kalau begitu, tergolong sebagai apa sensasi pedas itu? Untuk mengetahui jawabannya, kita simak penjelasannya bersama-sama, yuk Teman-Teman!

Proses Terjadinya Sensasi Pedas

rasa makanan

Gambar oleh Jill Wellington dari Pixabay

Para ilmuwan tidak memasukkan pedas menjadi salah satu rasa yang dapat dirasakan oleh lidah kita sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai rasa makanan. Pada lidah kita, tidak ada sensor perasa yang dapat mendeteksi sensasi pedas ini. Oleh karena itu, pedas dianggap sebagai sensasi rasa belaka.

Bagaimana sensasi tersebut dapat muncul, ya Teman-Teman? Ternyata, sensasi pedas ini terjadi karena adanya capsaicin. Capsaicin sendiri merupakan senyawa yang terkandung dalam cabai, senyawa tersebut yang menyebabkan timbulnya sensasi pedas dan panas pada saat kita mengonsumsinya.

Berbeda dengan rasa manis, pahit, asam, asin, dan gurih yang dapat dideteksi langsung oleh reseptor saraf dari indra pengecap pada lidah, sensasi pedas harus diteruskan terlebih dahulu ke otak dari papila yang ada pada lidah kita.

Proses terjadinya sensasi pedas adalah saat kita mengonsumsi makanan yang mengandung capsaicin, papila dalam lidah kita memiliki reseptor saraf dengan sensor khusus untuk merasakan panas tinggi sehingga kita dapat merasakan sensasi pedas dalam mulut kita. Saat itu, reseptor menyampaikan isyarat ke otak dalam bentuk iritasi sel atau terbakarnya sel. Sebenarnya proses tersebut, reaksinya sama seperti saat kulit kita terkena terik sinar matahari.

Nah, sekarang kalian sudah tahu proses yang sebenarnya terjadi saat kita mengonsumsi makanan yang mengandung capsaicin, kan? Namun, tahukah kalian tidak semua makhluk hidup dapat merasakan sensasi pedas ini, lho! Seperti pada burung, hewan tersebut tidak dapat memiliki sensor khusus seperti yang dimiliki oleh manusia. Oleh karena itu, burung dapat mengonsumsi cabai dengan kapasitas banyak tanpa merasakan sensasi pedas.

Mengenal Rasa Makanan

Setelah kita mengetahui proses terjadinya sensasi pedas, kalian dapat memahami bahwa pedas tidak termasuk ke dalam rasa makanan yang dapat dirasakan oleh lidah kita. Untuk memahami dan mengetahui rasa makanan yang ada di dunia ini, mari kita perdalam bersama-sama. Rasa makanan dibedakan menjadi lima jenis, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Manis

rasa makanan

Gambar oleh RitaE dari Pixabay

Rasa manis biasanya identik dengan rasa gula. Rasa tersebut biasanya terdapat dalam makanan yang mengandung karbohidrat. Papila pada lidah yang dapat merasakan rasa ini terdapat pada ujung lidah bagian depan atau biasa disebut dengan lingua.

2. Asam

rasa makanan

Gambar oleh Ulrike Leone dari Pixabay

Untuk mendapatkan rasa asam, kalian bisa mencicipi buah lemon atau jeruk nipis. Selain itu, kalian juga dapat merasakan asam pada kuah baso atau sup yang telah diberi cuka. Rasa tersebut terbentuk dari asam kimia yang mengandung ion hidrogen bebas pada sebuah makanan. Asam tersebut diterima oleh reseptor pada papila dalam lidah sehingga kita dapat merasakannya. Bagian lidah yang dapat merasakan rasa asam adalah tepi lidah bagian depan yang berdekatan dengan sensor rasa manis pada ujung lidah.

3. Asin

rasa makanan

Gambar oleh Bruno /Germany dari Pixabay

Jika kalian mendengar rasa asin, pasti yang terlintas pada pikiran kita adalah garam. Ya, garam dihasilkan dari garam yang terionisasi. Konsentrasi garam seperti ion natrium dan kation garam berperan penting dalam menciptakan rasa asin. Rasa tersebut biasanya dapat kita rasakan pada tepi lidah bagian dalam.

4. Pahit

rasa makanan

Gambar oleh Leng Kangrui dari Pixabay

Rasa pahit ini dapat dirasakan pada pangkal lidah. Hampir semua rasa pahit ini dihasilkan oleh substansi organik. Substansi yang paling sering menghasilkan rasa pahit adalah nitrogen dan alkaloid. Biasanya rasa tersebut dapat kita temukan saat memakan sayur pare.

5. Gurih

rasa makanan

Gambar oleh Alexey Klen dari Pixabay

Terakhir rasa yang dapat kita terima dari sistem indra perasa kita adalah gurih atau biasa disebut dengan umami. Awalnya, hanya ada empat rasa sebelum rasa gurih ini dimasukkan ke dalam rasa makanan. Namun, beberapa ahli fisiologi menganggap rasa ini harus dimasukkan ke dalam jenis rasa makanan.

Biasanya rasa ini dapat kita temukan pada makanan yang mengandung L-glutamat, seperti rebusan daging/ekstrak daging dan keju. Rasa gurih atau umami dapat kita rasakan pada seluruh bagian lidah kecuali pangkal lidah.

Wah, ternyata pedas bukan termasuk ke dalam rasa makanan, ya Teman-Teman! Kita juga telah mengetahui bersama bahwa rasa makanan hanya ada lima jenis, yaitu manis, asam, asin, pahit, dan gurih/umami. Sementara pedas, hanya sensasi yang ditimbulkan oleh sensor khusus pada lidah yang menghantarkan panas dan menciptakan sensasi pedas dalam mulut. Itulah alasan pedas tidak termasuk ke dalam rasa makanan yang ada di dunia. Semoga artikel hari ini dapat menambah pengetahuan kalian, ya Teman-Teman!

Leave a Reply