Lovebird, Burung Cantik Beraneka Warna

Para pecinta burung pastinya tidak asing lagi dengan nama burung yang satu ini, ialah Lovebird. Lovebird adalah burung yang paling mudah dikenali karena bulunya yang cantik dan mencolok diantara banyak burung peliharaan lainnya. Sekilas kamu akan melihat bahwa burung ini mirip dengan burung betet atau bayan, hanya saja bentuk tubuhnya sedikit lebih mungil. Burung ini banyak dijadikan hewan peliharaan karena selain indah dipandang mata, burung Lovebird memiliki suara yang indah. Tidak jarang para pecinta ini melombakan kebiasaan suara yang dimiliki dalam sebuah lomba atau kejuaraan.

Lovebird berasal dari daerah Afrika. Awalnya, burung ini diimpor ke Eropa yaitu sekitar tahun 1800an. Karena keunikannya, permintaan akan burung Lovebird meningkat dengan drastis. Populasi Lovebird liar yang menjadi tergerus membuat pemerintah Afrika melarang penangkapan burung cantik ini sekitar tahun 1970an. Hingga kini, burung Lovebird yang ada di pasaran adalah hasil tangkaran manusia.

Ciri- Ciri Burung Lovebird

Lovebird memiliki ciri-ciri seperti berikut ini :

1. Tahan di segala Iklim

Meskipun berasal dari daerah yang memiliki iklim panas yaitu Afrika, Lovebird dapat dengan mudah beradaptasi dengan semua iklim termasuk iklim di Indonesia yang cukup lembab. Namun, Lovebird lebih menyukai berada di lahan yang kering dengan iklim yang panas.

2. Ukuran Tubuh

Burung ini memiliki bentuk yang cukup mungil yaitu berukuran sekitar 13 cm hingga 17 cm dengan berat badan sekitar 40 gram hingga 60 gram. Meskipun bisa dikatakan burung yang mungil, kamu tidak akan menduga bahwa burung kecil ini memiliki suara yang nyaring dan merdu.

Baca Juga  Sudah Tahu Tentang Walisongo? Ayo, Kita Cari Tahu!

3. Bentuk tubuh

lovebird

Image by Hans Braxmeier from Pixabay

Lovebird memiliki bentuk tubuh yang ajeg, ekor yang pendek dan paruh bengkok yang tajam. Paruh tajam ini dipergunakan untuk mencari makanan yang berupa biji-bijian.

4. Warna Bulu

lovebird

Image by Sofia Mashovets from Pixabay

Lovebird memiliki warna bulu yang terang seperti hijau terang, abu-abu, biru dan kuning. Biasanya, Lovebird didominasi warna bulu tertentu dengan tambahan beberapa variasi warna lainnya. Contoh Lovebird liar biasanya didominasi warna hijau di seluruh tubuhnya.

5. Sifat

lovebird

Image by Martin Ludlam from Pixabay

Burung ini memiliki tingkat keagresifan yang cukup tinggi, jika ada yang tidak sesuai, ia tidak segan untuk menggigit. Dalam beberapa keadaan, burung Lovebird juga sering menunjukkan kebiasaannya yaitu ketika ia gelisah, lapar, birahi atau terkejut. Burung ini merupakan burung yang cukup ekspresif jadi kamu bisa dengan mudah membaca keinginannya melalui gerak-gerik tubuhnya. Karena proses penangkaran yang cukup lama, Lovebird merupakan hewan yang cukup mudah jinak pada manusia.

6. Jenis Makanan

lovebird

Image by Alexas_Fotos from Pixabay

Seperti yang dikatakan di atas, burung Lovebird merupakan jenis burung pemakan biji-bijian, buah dan sayuran. Jika kamu tidak ingin repot, kamu bisa memberikan pakan instant yang biasanya sudah dilengkapi dengan nutrisi atau gizi yang dibutuhkan. Namun, sempatkan juga untuk menyediakan buah dan sayur alami seperti pisang, anggur, apel, pepaya, jagung, sawi dan kangkung sebagai unsur penyeimbang.

7. Pola Hidup

Termasuk dalam jenis hewan yang monogami, artinya ia akan setia pada satu pasangan saja. Lovebird pada dasarnya adalah hewan yang hidup berkelompok. Jika kamu berniat untuk memelihara burung yang satu ini, hendaklah pelihara setidaknya dua atau tiga burung agar ia tidak merasa stress dan kesepian.

Baca Juga  Unboxing Komik Next G - Demam BTS

Cara Merawat Lovebird Dengan Baik

Cara memelihara burung yang satu ini sangat mudah dan tidak membutuhkan perawatan khusus. Lovebird merupakan burung yang terbilang ekspresif, terlebih lagi untuk Lovebird yang berasal dari tangkaran. Lovebird yang sudah jinak pada pemiliknya, ia akan menjadi burung yang ceria dan senang bernyanyi. Di bawah ini adalah cara yang bisa kamu gunakan untuk merawat burung Lovebird. Diantaranya adalah :

1. Pengembunan di pagi hari

lovebird

Oleh: http://vitaminburung.com

Pengembunan dilakukan dengan cara mengeluarkan Lovebird dari dalam rumah dan digantang di sekitar halaman agar mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sekitar pukul 7 pagi, kamu bisa memandikan Lovebird dengan cara menyemprotkan air di seluruh permukaan tubuhnya. Memandikan burung Lovebird harus dilakukan dengan rutin. Kamu bisa memilih memandikan sekali atau dua kali sehari, dan jangan berubah-ubah.

2. Pembersihan kandang dan pemberian pakan

lovebird

Oleh: https://burungnya.com

Selain mandi, hal yang harus dilakukan di pagi hari adalah membersihkan kandang. Hal ini sangat perlu dilakukan agar kotoran tidak menimbulkan penyakit. Setelah pembersihan kandang, kamu bisa memeriksa ketersediaan pakan dan menambahnya jika perlu. Cek juga air minumnya untuk memastikan ia minum dengan cukup. Jangan lupa untuk mengganti air minum yang telah terjemur sinar matahari. Air minum yang terkena panas matahari kurang baik bagi Lovebird.

3. Penjemuran

lovebird

Oleh: https://www.merdeka.com

Lakukan penjemuran selama kurang lebih 30-60 menit setiap pagi agar mendapatkan sinar matahari yang cukup. Lovebird memiliki sebuah kelenjar yang terletak di pangkal ekor mereka. Kelenjar ini bernama uropigyal dan berfungsi untuk memproduksi minyak yang akan didistribusikan ke seluruh tubuh dan bulu-bulunya. Minyak ini akan berubah menjadi vitamin D jika terkena sinar matahari. Inilah sebabnya jika Lovebird jarang dijemur, mereka akan lebih mudah jatuh sakit.

Baca Juga  19 Dongeng Anak Sebelum Tidur Paling Populer

4. Lakukan Pemasteran

lovebird

Oleh: https://www.lensalovebird.com

Pemasteran adalah memutarkan suara burung lain agar dapat ditiru oleh Lovebird. Umumnya pemasteran dilakukan dalam jangka waktu yang cukup panjang agar burung cantik ini dapat mengingat-ingat suara yang telah didengarnya. Kamu bisa melakukan pemasteran sejak selesai dijemur hingga sore hari atau melakukannya di malam hari hingga pagi hari. Semakin sering Lovebrid mendengar suara master, semakin merdu dan ngekek suaranya.

5. Pengerodongan

lovebird

Oleh: http://www.cherewed.com

Pengerodongan adalah membungkus sangkar burung Lovebird dengan selembar kain. Hal ini bertujuan agar burung tidak mudah stress melihat keadaan sekitar, apalagi jika rumah kamu berada di daerah yang cukup ramai orang berlalu-lalang. Mungkin saja kamu mendapati bahwa Lovebirdmu merasa resah dan gelisah dengan clingak-clinguk. Hal ini menandakan bahwa mereka sedang merasa terganggu dan tidak bisa tenang. Itulah mengapa kamu harus mengerodonginya.

6. Pemberian Vitamin dan Nutrisi Tambahan

lovebird

Oleh: https://burungnya.com

Seperti halnya manusia, burung peliharaan juga membutuhkan tambahan gizi dan nutrisi agar bisa tumbuh sesuai yang diinginkan. Banyak sekali vitamin yang tersedia di pasaran untuk meningkatkan kesehatan dan agar Lovebirdmu tidak mudah jatuh sakit. Di samping itu, tambahkan makanan-makanan padat gizi seperti biji oat, milet, biji kenari, kwaci, kangkung dan apel merah agar tubuhnya menjadi sehat dan suaranya bisa lebih merdu.

7. Perkawinan di Waktu yang Tepat

Ada beberapa perilaku yang ditunjukkan oleh Lovebird jika mereka telah memasuki musim kawin. Diantaranya yaitu :

  • Mencabuti bulunya sendiri
  • Agresif terhadap Lovebird lainnya
  • Menggigit atau menabrak jeruji sangkar

Oleh sebab itu, kamu harus segera mencarikan pasangan untuknya. Pisahkan Lovebird yang sudah memiliki pasangan dan sudah ada tanda-tanda hendak kawin, agar proses perkawinan mereka tidak terganggu. Setelah prosesnya selesai, kamu bisa menggabungkan lagi dengan Lovebird lainnya.

Memelihara seekor burung Lovebird bisa dikatakan mudah dan susah. Cukup mudah karena tidak ada sistem atau perawatan yang harus secara khusus dilakukan, dan terbilang susah karena ada beberapa perawatan yang harus rutin dilakukan seperti mandi, apalagi jika kamu tergolong orang yang sibuk. Oleh sebab itu, jika kamu ingin memelihara Lovebird, tentu saja kamu harus siap dengan segala konsekuensinya.

Leave a Reply