Apa Saja Zat yang Dapat Mencemari Air?

Air merupakan substansi penting dan utama dalam kehidupan di muka bumi ini. Baik bumi maupun semua mahluk hidup yang ada di dalamnya sangat membutuhkan air untuk terus bertahan hidup. 71% permukaan bumi tertutup air dan 70% komposisi tubuh manusia terdiri dari air. Sebegitu besarnya kandungan air di bumi dan dalam tubuh manusia membuktikan bahwa zat ini dapat memberikan pengaruh besar terhadap keseimbangan dan semua proses di dalamnya.

Apa Itu Pencemaran Air?

pencemaran air

Image by myimmo from Pixabay

Air yang bersih dan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia setiap hari memiliki standar yaitu tidak berbau, tidak berwarna dan juga tidak berubah bentuknya. Jika air sudah mengalami perbedaan dari karakteristik di atas, bisa dikatakan bahwa air tersebut mengalami pencemaran. Secara khusus, pencemaran air adalah masuknya zat-zat, mahluk hidup dan komponen lain yang menyebabkan turunnya kualitas air dikarenakan berbagai kegiatan manusia di sekitar.

Berikut ini adalah tanda-tanda bahwa air telah mengalami pencemaran, yaitu :

  • Air berubah menjadi gelap
  • Menimbulkan gas
  • Mengandung bahan organik tinggi
  • Kadar oksigennya terlalu rendah
  • Punahnya kehidupan di dalam ekosistem air
  • Air tidak lagi bisa dipergunakan sebagai bahan baku air minum

Jenis Zat yang Dapat Mencemari Air

Diantara banyaknya zat yang ada di muka bumi ini, beberapa zat tidak bisa larut di dalam air dan bahkan bisa menyebabkan air menjadi tercemar. Zat tersebut sebaiknya dikurangi atau jika memungkinkan untuk dihindari pemakaiannya. Diantaranya adalah :

1. Limbah Zat Kimia

pencemaran air

Image by jwvein from Pixabay

Seperti yang kita ketahui bersama, di jaman yang serba industrialis ini hampir di semua tempat ditemui adanya pabrik pengolahan, baik itu pengolahan makanan, pakaian, dan pengolahan lainnya. Semua proses pengolahan pabrik ini pasti menghasilkan residu atau limbah yang mau tidak mau harus dibuang keluar. Pembuangan limbah pabrik inilah yang menjadi kontributor terbesar terjadinya pencemaran air karena limbah ini merupakan zat kimia. Zat kimia dibedakan menjadi dua yaitu zat kimia organik dan anorganik.

  1. Zat kimia organik ini memiliki tingkat racun yang sangat tinggi. Racun ini akan membahayakan mahluk hidup lainnya jika bersentuhan atau tercampur ke dalam air. Diantara beberapa zat kimia organik yang berbahaya adalah zat kimia pembuatan plastik, pestisida, produk farmasi, pigmen, zat pewarna dan lain sebagainya.
  2. Zat Kimia Anorganik

Selain zat kimia organik, limbah pabrik juga memungkinkan mengandung zat kimia anorganik contohnya adalah logam, asam, basa, garam, merkuri, nikel, kadmium dan lain sebagainya.

2. Nutrisi dan Unsur Hara

pencemaran air

Oleh: https://ilmugeografi.com/

Nutrisi dapat memicu timbulnya pencemaran air karena meningkatkan produktivitas primer sebagai akibat dari proses penyaringan air yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Proses ini dapat mempercepat tumbuhnya ganggang dan bakteri di dalam perairan. Dengan demikian, air lama kelamaan akan menjadi keruh dan menurunkan tingkat atau kadar oksigen di dalam air.

3. Zat Pengikat Oksigen

pencemaran air

Oleh: https://ilmugeografi.com/

Oksigen merupakan indikator yang menentukan tingkat atau kualitas air. Jika di dalam suatu perairan, kadar oksigennya sangat rendah, bisa dikatakan perairan tersebut bukan ekosistem air yang baik karena pasti tidak akan mendukung untuk pertumbuhan mahluk hidup di dalamnya. Zat yang banyak mengikat oksigen pada umumnya adalah zat kimia organik.

Selain itu, unsur pengikat oksigen lainnya adalah mikroorganisme yang hidup di dalam air. Ketika pembuangan limbah makanan di dalam suatu perairan terjadi, mikroorganisme akan meningkat dan pastinya membutuhkan asupan oksigen yang banyak sehingga menyebabkan oksigen di dalam air menjadi berkurang. Ketika bahan makanan habis, mikroorganisme mulai berkurang dan oksigen akan bertambah secara alami. Namun bagaimana jika limbah makanan dibuang terus menerus? Tidak akan ada kesempatan bagi ekosistem air memperbaharui kadar oksigen mereka, dan ini jugalah yang bisa menyebabkan pencemaran air.

4. Agen Infeksius

pencemaran air

Oleh: https://www.brilio.net/

Agen infeksius adalah bahan yang membawa atau menularkan penyakit kepada mahluk hidup lainnya. Contohnya adalah sisa kotoran manusia dan hewan yang tidak diolah dengan baik. Pembuangan sisa hasil pencernaan ini akan membahayakan bagi orang lain karena selain menyebabkan pencemaran air juga menjadi sumber penyakit.

Air, bagaimanapun harus dijaga kelestarian dan kualitasnya. Manusia dan semua mahluk hidup di dunia ini tidak akan bisa hidup tanpa adanya air. Pencemaran air sejatinya bisa dihindari jika masyarakat memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik akan lingkungannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply