Tanaman Temulawak, Tanaman Tradisional Bekhasiat yang Terkenal Sejak Dahulu Kala

Sejak dahulu kala, tanaman temulawak terkenal sebagai salah satu tanaman herbal berkhasiat luar biasa bagi tubuh. Tanaman herbal ini dapat dengan mudah ditemui di daerah tropis khususnya Indonesia.

Berbagai kandungan senyawa di dalamnya dapat digunakan dalam pengobatan tradisional. Bahkan, para peneliti pun telah mendukung pengunaan tanaman ini sebagai pengobatan tradisional. Penasaran dengan berbagai manfaat dan khasiat dari tanaman temulawak? Yuk, kita simak penjelasannya bersama!

Tentang Temulawak

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.halodoc.com

Tanaman temulawak ini memiliki nama latin Curcuma xanthirrhiza. Biasanya, tanaman ini tumbuh di daerah yang dipenuhi oleh alang-alang dan tanah kering. Bentuknya sekilas mirip dengan kunyit, lho Teman-Teman. Namun, temulawak berbentuk bulat dan besar, sedangkan bentuk kunyit lebih ramping dan lonjong. Temulawak ini termasuk jenis tanaman umbi-umbian yang dimanfaatkan rimpangnya sebagai obat tradisional. Berikut beberapa kandungan yang terdapat dalam temulawak yaitu:

  • Kurkuminoid
  • Minyak Asiri
  • Pati
  • Protein
  • Selulosa
  • Lemak
  • Mineral
  • Antioksidan

Sembilan Manfaat Tanaman Temulawak bagi Kesehatan

Dengan adanya kandungan senyawa di atas, kita dapat memperoleh berbagai manfaat dengan mengonsumsi temulawak secara teratur. Berikut ini merupakan beberapa manfaat tanaman temulawak untuk kesehatan tubuh kita yaitu:

1. Melancarkan Sistem Pencernaan dan Membantu Penyembuhan Radang Usus

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.id.theasianparent.com

Kandungan senyawa yang dimiliki oleh tanaman temulawak dapat merangsang produksi cairan empedu yang berperan penting dalam proses pencernaan dalam tubuh. Apabila jumlah cairan empedu tersebut telah mencukupi, proses pencernaan makanan dalam tubuh pun menjadi lebih lancar.

Selain itu, temulawak juga berperan penting dalam proses penyembuhan radang usus. Apabila seseorang rutin meminum sari temulawak, ia memiliki tingkat kesembuhan yang lebih cepat dari radang usus dibandingkan dengan yang tidak.

2. Mencegah dan Mengobati Kanker

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.jatimtimes.com

Sebenarnya, dalam tubuh setiap manusia ada bibit-bibit sel kanker. Namun, bibit tersebut dapat terpicu kemunculannya karena pola hidup dan makan yang dijalani oleh setiap individu manusia. Oleh karena itu, dengan rajin meminum sari temulawak, kita sudah berupaya mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Hal itu terjadi karena pada tanaman tersebut terdapat senyawa antioksidan dalam jumlah besar sehingga dapat menangkal berbagai racun dan radikal bebas dalam tubuh.

3. Menjaga Kesehatan Lever

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.lampung.co

Kesehatan lever dapat terganggu akibat pengonsumsian obat-obatan kimia yang terlalu banyak. Kondisi tersebut biasa disebut dengan hepatotoksin yaitu kerusakan hati yang disebabkan oleh zat kimia, seperti karbon tetraklorida dan acetaminophen karena perlahan dapat merusak kerja lever.

Nah, untuk mengurangi dampak dari obat-obatan tersebut, kalian dapat mengonsumsi temulawak.  Senyawa dalam temulawak ini dapat melindungi lever dari kerusakan yang diakibatkan oleh hepatotoksin.

4. Mengatasi Osteoarthritis

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.suara.com

Osteoarthritis adalah peradangan kronis pada sendi akibat kerusakan pada tulang rawan. Daerah persendian mudah terasa sakit dan kaku. Untuk mengatasi hal tersebut, kalian dapat mengonsumsi temulawak yang memiliki efek meredakan rasa sakit.

5. Antiradang

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.makanabis.com

Dalam tubuh kita terdapat prostaglandin E2, senyawa yang dapat memicu peradangan. Kandungan sari temulawak dapat menghentikan produksi prostaglandin E2 sehingga dapat mengantisipasi munculnya peradangan dalam tubuh di area mana pun.

6. Antijamur dan Antibakteri

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.loop.co.id

Bakteri Salmonella dan Staphylococcus merupakan jenis bakteri yang sering kali menyerang manusia. Bakteri Salmonella biasanya berada dalam daging yang tidak bersih ketika diolah. Ketika seseorang makan tanpa mencuci tangannya dahulu, bakteri akan berpindah ke tubuh dan mengakibatkan sakit. Bakteri tersebut sering kali menjadi penyebab seseorang menderita infeksi yang mengakibatkan mual, muntah, demam, diare, dan hal paling parahnya adalah bisa menderita tifus.

Sementara, bakteri Staphylococcus yang berbentuk seperti tumpukan anggur ini dapat menyebabkan infeksi kulit, bakteremia (bakteri dalam darah), dan osteomielitis (infeksi tulang).

Kandungan antibakteri dalam temulawak dapat mengantisipasi timbulnya penyakit-penyakit tersebut. Selain itu, tanaman tersebut pun mengandung antijamur yang dapat melawan jamur dermatofita yang mengakibatkan dermatofitosis, penyakit yang menyerang lapisan luar kulit (epidermis), rambut, dan kuku.

7. Mengatasi Jerawat

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.klikdokter.com

Ekstrak temulawak juga banyak dipakai dalam pembuatan produk kecantikan. Hal itu karena tanaman tersebut memiliki sifat astringen, penyebab minyak berlebih pada wajah. Selain itu, antiseptiknya dapat membantu membersihkan dan melawan bakteri penyebab jerawat.

8. Diuretik

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.poultryindonesia.com

Tanaman temulawak pun dapat berfungsi sebagai diuretik yang berguna mendorong pengeluaran garam dan air berlebih dari dalam tubuh sehingga dapat merangsang ginjal memproduksi natrium ke dalam urine untuk mencegah penumpukan cairan dalam tubuh.

Dengan begitu, temulawak dapat diminumkan kepada penderita gagal jantung, gagal hati, gagal ginjal, dan pembengkakan jaringan. Biasanya, penyakit tersebut berasal dari kerusakan pembuluh darah akibat kelebihan cairan. Hal tersebut tentunya harus ditanggulangi dengan mengeluarkan cairan dalam tubuh.

9. Antipasmodik

tanaman temulawak

Gambar oleh: www.halodoc.com

Selain beperan sebagai obat diuretik, tanaman temulawak ini juga dapat digunakan sebagai antipasmodik. Antipasmodik sendiri merupakan golongan jenis obat yang bersifat relaksan otot polos. Biasanya, obat yang termasuk ke dalam jenis tersebut mendorong proses relaksasi kerja otot halus usus dalam tubuh.

Dengan begitu, kita dapat mengetahui jika tanaman temulawak pun dapat menyembuhkan gangguan pencernaan yang dialami oleh seseorang, seperti perut kembung, sembelit, diare, dan kram perut.

Wah, banyak sekali manfaat tanaman temulawak ini, ya! Berbagai khasiatnya pun sudah terkenal sejak zaman nenek moyang kita. Kebanyakan dari mereka mengolahnya menjadi minuman jamu sehingga tubuh nenek dan kakek kita tetap segar bugar hingga sekarang.

Bahkan, menurut penelitian, apabila kita meminumnya secara rutin dapat berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh kita sehingga dapat terhindar dari corona/covid 19 yang sedang melanda di berbagai belahan dunia.

Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda tidak ada salahnya mencoba gaya hidup sehat melalui tanaman obat alami. Dengan begitu, tidak banyak zat kimiawi yang mengendap dalam tubuh kita. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Teman-Teman beserta keluarga. Stay safe and healthy, ya!

Leave a Reply