peran orangtua dalam pendidikan anak

Hay Moms, sedang menyiapkan kebutuhan anak buat masuk sekolah? Momen ini memang bikin banyak orangtua bingung dan tegang memikirkan kondisi sang buah hati saat berbaur di lingkungan baru. Namun sebenarnya hal ini dapat diantisipasi sejak dini dengan menyadari peran orangtua sebagai pendidik pertama di rumah.

Dalam hal ini, parenting berkontribusi besar terhadap kesiapan anak masuk sekolah dan bergaul dengan teman-temannya. Makanya, dalam kesempatan ini Kak Muffin akan menjelaskan pentingnya peran para orangtua terhadap pendidikan anak supaya semakin siap membawa mereka ke sekolah.

 

Mengapa peran orangtua penting dalam mendidik anak?

Tak sedikit orangtua yang menganggap urusan mendidik anak cukup dilakukan guru saja. Mereka pun lantas hanya fokus pada tumbuh kembang anak dengan memberi makan dan mengajaknya main di rumah. Padahal, tahun-tahun pertama pertumbuhan anak berdampak juga pada cara anak beradaptasi dengan lingkungan lain seperti sekolah.

Lalu, apa saja alasan yang bikin peran orangtua dianggap lebih krusial dibandingkan guru dalam mendidik anak? Kak Muffin bakal jelaskan poin-poinnya di bawah ini:

  • Membantu anak mengenali dirinya sendiri

Mengenali diri sendiri dalam hal ini adalah menemukan bakat dan minat yang anak miliki. Jika dilakukan sejak sebelum mereka sekolah, akan lebih mudah buat orangtua memberikan dukungan sampai mencarikan tempat yang cocok buat mengembangkannya. Hal ini juga membantu membangun interaksi dengan anak, sebab topik yang dibahas adalah topik favoritnya. Berbeda dengan guru yang tak mempunyai andil cukup besar karena harus mengurus banyak anak didik.

  • Menjadi pendengar pertama untuk anak

Aktifitas dengan anak akan lebih menyenangkan saat orangtua mengetahui kebutuhan mereka. Kak Muffin dalam hal ini menyarankan orangtua mendengar pendapat, keluh kesah, atau celotehan sang buah hati secara saksama. Kegiatan ini sering kali diabaikan sejumlah orangtua, karena menganggap anak belum punya daya nalar seperti orang dewasa. Hal ini memang benar, tetapi saat orangtua jadi pendengar yang baik, anak dijamin tak akan mencari pelarian di luar yang belum tentu aman.

  • Membentuk kepribadian anak dengan baik

Gaya parenting yang diberikan orangtua kepada anak turut membentuk kepribadian mereka juga. Oleh karena itu, penting bagi orangtua memperhatikan bagaimana mereka mengasuh dan memberi contoh kepada sang buah hati agar mereka tak meniru hal-hal yang tak pantas. Ketika kepribadian disiapkan sedini mungkin, anak bukan hanya siap sekolah, mereka juga bakal menjadi teladan di mata kawan-kawan sebayanya.

  • Menjadi pelindung utama yang dicari anak

Ketika mengawasi tumbuh kembang anak, orangtua pasti bakal mengaktifkan mode sebagai pelindung dalam sejumlah kesempatan. Misalnya saat anak memainkan mainan baru atau bertemu teman-teman dalam playdate bersama orangtua. Sikap protektif yang pas akan membuat anak memandang orangtua sebagai pelindung utama. Selain itu, hal ini juga dianggap sebagai salah satu cara anak melindungi sang buah hati.

 

Apa saja peran yang dapat dilakukan dalam menunjang pendidikan anak?

Sudah memahami apa saja alasan yang membuat peran orangtua penting dalam pendidikan anak? Sekarang, Kak Muffin akan teruskan dengan membahas hal-hal yang dapat dilakukan orangtua untuk menunjang edukasi si Kecil:

  1. Menjadi pelatih anak

Siapa bilang hanya guru yang berhak melatih anak? Justru harusnya orangtua yang melakukannya sebelum anak masuk sekolah. Sejumlah aktifitas dengan anak seperti bermain atau membacakan dongeng sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Kemudian, setelah menemukan potensi anak, teruskan dengan mengembangkannya. Pastikan tidak terlalu keras, sebab nanti malah menekan anak dan membuat mereka tak nyaman lagi.

  1. Ciptakan suasana belajar yang nyaman

Dalam mengawasi tumbuh kembang anak, orangtua pasti menghadapi fase saat mereka bosan sampai rewel, termasuk saat diminta belajar. Solusi yang dapat diaplikasikan untuk mengatasinya adalah menciptakan suasana belajar yang nyaman.

Bagaimana caranya? Siapkan sudut atau ruangan yang dianggap meningkatkan fokus anak. Lalu singkirkan distraksi yang membuat mereka mudah kehilangan konsentrasi.

  1. Rancang program belajar

Merancang program belajar dapat menunjang parenting yang diterapkan. Tidak perlu sekompleks yang dilakukan guru, cukup sesuai kebutuhan anak di rumah. Cara ini akan membiasakan anak dengan sistem belajar mengajar yang akan mereka hadapi di sekolah.

Orangtua pun dapat meneruskan program belajar ini saat anak sudah masuk sekolah dan sesuaikan dengan jadwal dari guru mereka.

  1. Belajar mengelola emosi

Sulit membangun interaksi dengan anak karena mereka mudah rewel atau sering membantah? Orangtua perlu mengevaluasi pola asuh yang selama ini diberikan, sebab emosi yang buruk dan mudah meledak-ledak bisa disebabkan lingkungan rumah yang kurang kondusif.

Makanya, Kak Muffin sarankan buat belajar mengelola emosi supaya lebih sabar menghadapi sang buah hati. Sikap yang tenang dapat menjadi contoh baik juga buat mereka.

  1. Rajin diskusi dengan anak

Peran orangtua dalam mendidik anak lainnya yang dapat dilakukan adalah membuka diskusi. Awali dengan topik yang ringan seperti membicarakan makanan atau tontonan favorit mereka, lalu naikkan perlahan ke hal-hal yang lebih serius dan tetap sesuai kapasitas berpikir mereka.

Kebiasaan ini membantu anak menajamkan kemampuan memecahkan masalah (problem solving) yang sangat diperlukan saat duduk di bangku sekolah.

  1. Berbagi pengalaman pribadi

Jangan sungkan membagikan pengalaman pribadi untuk mendekatkan diri dengan si Kecil. Salah satu aktifitas dengan anak ini membuat mereka merasa lebih dekat, terutama kalau pengalaman yang dibagikan dekat dengan masalah atau situasi yang dihadapi.

Bukan cuma pengalaman positif, yang negatif pun dapat diceritakan. Pastikan untuk tak terkesan menggurui selama membagikan kisah-kisah tersebut pada anak.

  1. Luangkan quality time dengan anak

Menyiapkan dan menunjang pendidikan anak tak hanya difokuskan pada program belajar. Di usia yang sedang aktif, anak juga tetap harus diberikan kesempatan menikmati waktu bermain. Langkah ini akan membantu dalam proses tumbuh kembang anak ke arah yang lebih baik.

Quality time dapat dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya memasak makanan favorit bersama di rumah hingga mengajaknya mengunjungi amusement park.

  1. Jaga hubungan dengan guru

Ketika anak sudah masuk sekolah, orangtua disarankan membangun dan menjaga hubungan dengan guru, terutama yang menjadi wali kelasnya. Peran orangtua ini membantu dalam memantau informasi terkait jadwal mata pelajaran, kurikulum yang digunakan, hingga kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Dengan hadirnya aplikasi chatting, semestinya komunikasi dengan guru tak terlalu sulit dibangun dan dijaga, sehingga orangtua tetap mendapatkan kabar bagaimana anak-anaknya beraktivitas di kelas.

 

Moms, itulah serangkaian peran yang dapat dilakukan orangtua untuk menunjang pendidikan anak, terutama sebelum mereka masuk sekolah. Kak Muffin juga mau menambahkan untuk konsisten serta sabar selama mengaplikasikannya bersama parenting. Tumbuh kembang anak berbeda-beda, sehingga tak bisa disamakan. Daripada membandingkan diri dengan orang lain, fokuskan saja pada si Kecil, ya!

error: Isi artikel ini dilindungi !!