Ternyata Ada, Lho Hewan Mamalia yang Bisa Terbang! Hewan Seperti Apa, Ya Mamalia Terbang Ini?

Mamalia merupakan salah satu kelas hewan yang memiliki ciri utama yaitu menyusui. Hewan ini termasuk dalam hewan bertulang belakang yang berkembang biak dengan cara melahirkan atau vivipar. Hewan ini umumnya bergerak dengan cara berjalan, berenang atau memanjat. Namun tahukah kalian, ada seekor hewan mamalia yang ternyata bergerak dengan cara terbang layaknya seekor burung atau kelompok Aves. Mamalia terbang ini adalah Kelelawar. Kelelawar adalah hewan yang umumnya hidup di dalam goa dan mencari makan pada malam hari. Yuk, kita kenal lebih jauh mengenai mamalia terbang ini.

Fakta Kelelawar, Satu-satunya Mamalia yang Benar-benar Bisa Terbang

Tidak seperti mamalia lainnya yang bergerak dengan cara berjalan, berenang dan memanjat, Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia yang bergerak dengan cara terbang. Berdasarkan sumber lain, ada yang menyebutkan banyak mamalia lain yang juga bisa terbang, seperti tupai tebang, posum, sifaka, anomalure, kubung dan glider. Namun, hewan-hewan ini tidak benar-benar terbang. Mereka hanya melayang atau meluncur dari pohon ke pohon. Hanya kelelawar merupakan satu-satunya mamalia yang benar-benar bisa terbang.

Berikut ini adalah beberapa fakta yang harus kalian ketahui tentang satu-satunya mamalia terbang satu ini, diantaranya adalah :

1. Memiliki Sayap untuk Terbang

mamalia terbang
Gambar oleh PublicDomainPictures dari Pixabay

Kelelawar merupakan ordo Chiroptera dan hidup hampir di seluruh belahan dunia. Ada sekitar 900 jenis kelelawar di dunia ini. Satu-satunya mamalia terbang ini hidup di tempat gelap seperti gua, loteng, atau pohon berlubang.

Sayap kelelawar bukan seperti sayap burung atau Aves. Sayap ini merupakan modifikasi dari kaki depan yang berkembang menjadi seperti sayap dan disebut dengan Patagium. Sayap kelelawar berupa lapisan tipis yang membentang dari lengan hingga ke kakinya. Lapisan tipis ini menyatu dengan jari-jari tangan dan kakinya. Selain dipergunakan untuk alat bergerak, sayap kelelawar juga berfungsi untuk melindungi dan menyelimuti dirinya saat tidur.

2. Butuh Banyak Oksigen untuk Terbang

mamalia terbang
Photo by Igam Ogam on Unsplash

Saat terbang, kelelawar membutuhkan asupan oksigen lebih banyak dari pada saat hewan ini berdiam diri. Inilah mengapa ukuran jantungnya jauh lebih besar jika dibandingkan dengan hewan lain. Kelelawar memiliki ukuran jantung sebesar 0,09% dari berat tubuhnya dimana hewan lain hanya 0,005%.

Jantung yang besar ini dipergunakan untuk menyuplai oksigen supaya proses bergeraknya lebih mudah dan leluasa. Pada saat terbang, kelelawar membutuhkan 24 ml per gram berat tubuhnya. Sedangkan saat ia tidur, mamalia terbang ini hanya membutuhkan 7 ml oksigen dari berat tubuhnya.

3. Benar-benar Terbang Seperti Burung tapi Tidak Berbulu seperti Burung

mamalia terbang
Photo by James Wainscoat on Unsplash

Hewan ini menjadi satu-satunya mamalia yang benar-benar bisa terbang dan bergerak layaknya seekor burung. Kelelawar bisa meliuk, memutar, terbang naik dan turun, bahkan bisa lebih lincah dari burung. Namun, kelelawar tidak berbulu seperti seekor burung. Seluruh tubuhnya dilapisi oleh kulit seperti mamalia lainnya. Bulu lembut hanya tumbuh di beberapa bagian tubuh seperti tubuh bagian bawah.

4. Hidup di Malam Hari

mamalia terbang
Photo by Tine Ivanič on Unsplash

Kelelawar merupakan hewan yang tergolong hewan nokturnal yaitu tidur di siang hari dan aktif untuk mencari makan di malam hari. Bagaimana kelelawar bisa terbang dan melihat dalam kegelapan? Hal ini dikarenakan ketika kelelawar terbang, dia mengeluarkan bunyi atau suara yang sangat tinggi. Namun, suara ini tidak terdengar oleh telinga manusia karena berada di gelombang yang berbeda.

Suara kelelawar akan memantul pada sebuah benda dan kembali pada kelelawar itu sendiri. Dengan demikian, dia bisa mengetahui adanya benda di depannya. Hal inilah yang mencegah kelelawar menabrak benda ketika sedang terbang di malam hari.

5. Kelelawar Makan Hama dan Membantu Penyerbukan

mamalia terbang
Photo by Ryan Harvey on Unsplash

Sering kita mendengar bahwa kelelawar merupakan hewan yang menakutkan dan menghisap darah. Hal ini hanyalah mitos belaka. Pada kenyataannya, Kelelawar makan hama tanaman seperti serangga. Kelelawar merupakan hewan yang menjadi salah satu kontributor pengendali hama tanaman.

Selain itu, mamalia terbang ini ternyata juga memberikan kontribusi positif. Kelelawar membantu proses penyerbukan pada banyak tanaman seperti pisang, mangga dan alpukat. Mereka membawa serbuk sari dari satu tanaman dan kemudian hinggap di tempat lain.

Kelelawar merupakan salah satu mamalia yang terbilang lucu dan menggemaskan. Struktur wajahnya cenderung unik dan menarik. Hewan mamalia terbang yang satu ini akan sering kalian temui di daerah-daerah tropis seperti Indonesia. Jadi, tidak semua mamalia itu berjalan ya, Sobat.

Leave a Reply