talempong

Kamu Hebat! Jika Mengetahui 5 Nama Alat Musik Pukul Khas Indonesia Ini!

Alat Musik Pukul – Indonesia terbentang dari Sabang hingga Merauke dan menyimpan sejuta pesona dan tiada tara. Tidakkah kamu pernah membayangkan betapa kayanya budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia? Memiliki geografis yang sangat strategis membuat bangsa ini kaya akan bahasa, budaya, tarian, alat musik, rumah adat, dan masih banyak lagi kekayaan lainnya.

Salah satu kekayaan bangsa yang perlu dilestarikan adalah alat musik. Nah, bangsa Indonesia sendiri memiliki alat musik yang sangat bervariasi. Masing-masing daerah memiliki alat musik khasnya masing-masing. Ragam alat musik khas Indonesia bisa dimainkan dengan beragam cara. Ada yang dipukul, ditiup, dan lain-lain.

Sebagai generasi penerus bangsa, kamu wajib tahu nih alat-alat musik tradisional Indonesia, terutama dari daerahmu. Alat musik yang cukup menarik dan dikenal oleh masyarakat luas adalah jenis alat musik pukul. Beragam jenis alat musik pukul tersebar luas dari seluruh penjuru negeri.

5 Alat Musik Pukul Asli Indonesia yang Wajib Kamu Tahu!

Pokoknya, kamu hebat deh jika tahu betul ragam alat musik pukul dari negeri tercinta ini. Alat-alat musik ini bukanlah alat musik modern. Cara memukul alat musik tradisional Indonesia pun dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Beda pukulan, beda pula bunyi yang akan dikeluarkan dari alat musik tersebut.

Jika kamu ingin mempelajarinya, maka kamu harus benar-benar mencermatinya, ya. Nah, apakah kamu sudah pernah mendengar tentang alat musik pukul berikut ini?

1. Gendang Bulo

Salah satu alat musik pukul khas Indonesia adalah gendang. Gendang sendiri tidak hanya berasal dari satu wilayah saja. Masing-masing wilayah memiliki ciri khas gendangnya tersendiri. Nah, kalau gendang bulo ini dimainkan pada acara-acara tertentu saja, lho.

Baca Juga  Sumpah Pemuda [Mengenal Sejarah Hari Nasional]

Gendang bulo bisa kamu lihat pada acara adat. Pemain gendang bulo biasanya berasal dari kaum laki-laki saja. Namun sayangnya, di beberapa acara adat yang digelar beberapa waktu lalu, pemain gendang bulo masih belum bisa menguasai. Mungkin karena kurang belajar, ya!

Gendang bulo sendiri memiliki ukuran yang berbeda-beda. Pada bagian sisi yang dipukul, ukurannya lebih lebar. Jika kamu ingin memainkan alat musik yang satu ini, kamu harus mengatur letaknya dulu. Namun jika pemainnya adalah seorang yang kidal, sisi yang lebih besar diletakkan pada bagian kanan.

Untuk memukul gendang bulo, kamu harus menggunakan stik pemukul. Stik pemukul digunakan untuk memukul bagian kanan gendang. Kamu bisa langsung menggunakan tanganmu untuk memukul bagian sisi kiri gendang bulo.

Agar kamu bisa mengatur tempo, maka kamu harus menggunakan teknik yang tepat. Karena itu, biasanya butuh waktu yang cukup lama untuk bisa memainkan gendang bulo dengan benar. Selain itu, gendang bulo biasanya dimainkan bersama dengan alat musik tradisional lain dari Sulawesi Selatan.

2. Marawis

Alat musik tradisional lain yang dimainkan dengan cara dipukul adalah Marawis. Sebenarnya, alat musik yang satu ini sudah cukup populer. Bentuk dari alat musik pukul ini mirip sekali dengan rebana. Hanya saja, bentuk marawis lebih gempal, pipih, dan lebar.

Marawis adalah jenis alat musik tradisional yang sering kali dikaitkan dengan unsur religi. Biasanya, marawis digunakan untuk mengiringi lagu yang berisikan tentang puji-pujian terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Teknik untuk memainkan marawis perlu diketahui agar kamu bisa memainkannya dengan selaras dan menarik. Salah satu teknik terbaik yang bisa kamu pelajari adalah teknik Zapin. Teknik pukul yang satu ini digunakan untuk mengiringi lagu yang gembira.

Baca Juga  7 Penulis Cerita Anak yang Karyanya Menjadi Fenomenal

Pada permainan marawis, semua anggota biasanya didominasi untuk memainkan alat musik ini meskipun ada alat musik lain yang mengiringinya. Jumlah pemain dari permainan marawis biasanya beregu mulai dari 12 orang hingga 14 orang.

Alat musik tambahan yang sering digunakan dalam mengiringi marawis adalah gendang besar dan tumbuk yang memiliki bentuk seperti tifa. Biasanya, satu grup marawis telah mengatur irama musiknya sendiri. Setengah dari regu akan memainkan irama musik yang berbeda, dan lainnya akan mengatur tempo dengan cara tersendiri untuk memperindah suara marawis yang dimainkan.

3. Doli

Sudah pernah mendengar alat musik yang satu ini? Alat musik tradisonal ini berasal dari Bengkulu. Jenis alat musik pukul ini pun memiliki sejarah yang cukup sakral. Dulunya, alat musik doli ini hanya dimainkan dalam rangka perayaan Tabot atau mengenang wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW saja, lho.

Orang yang memainkan alat musik ini bukanlah orang biasa. Mereka yang bisa memainkan doli adalah yang berasal dari keturunan Tabot saja. Warga Tabot sendiri adalah warga yang memiliki darah keturunan dari India.

Seiring dengan berjalannya waktu, Doli pun bisa dipelajari oleh siapa saja. Untuk memainkan alat musik ini, ada 3 teknik dasar. Teknik tersebut adalah suwena, suwari, dan tamatam. Hingga sekarang, teknik ini masih dipelajari.

Penggunaan teknik didasarkan pada keperluan dalam memainkan alat musik doli ini. Teknik tamatam digunakan saat suasana riang dan gembira sedangkan teknik suwena digunakan dalam suasana duka. Dalam pementasan, biasanya doli diiringi dengan alat musik lain seperti serunai dan tassa.

4. Talempong

Talempong atau Bonang Minang merupakan jenis alat musik pukul yang berasal dari tanah Minang. Alat musik yang satu ini memiliki bentuk seperti gong. Bedanya, ukuran talempong lebih kecil dibandingkan dengan ukuran gong.

Baca Juga  Kisah Sukses Joey Alexander, Mengharumkan Indonesia di Kancah Dunia Musik Internasional

Talempong memiliki bagian yang memiliki bentuk seperti benjolan. Bagian ini diletakkan mendatar. Alat musik tradisional ini dibuat dari logam. Jadi, pemain talempong akan memukul alat musik ini menggunakan pemukul khusus yang telah disediakan.

Talempong biasanya digunakan untuk mengiringi kesenian tari piring. Kamu bisa mempelajarinya karena tidak terlalu sulit untuk memainkan alat musik yang satu ini.

5. Gambang

Gambang adalah jenis alat musik pukul yang berasal dari Kalimantan Utara. Seperti apakah alat musik gambang itu? Gambang merupakan jenis alat musik yang dibuat dari kayu atau bambu dan dibilah dalam jumlah 18 buah.

Gambang memiliki resonator dengan bentuk perahu. Bagian atasnya kotak dan dilapisi dengan potongan kayu yang tipis. Ujung pangkal resonator pada gambang memiliki bentuk seperti piramida. Bagian tersebut berfungsi sebagai penutup bagian pangkal.

Gambang dimainkan dengan cara dipukul pada bagian ujungnya yang telah dibalut menggunakan kain. Hasil suaranya sangat indah tanpa akan merusak bagian logamnya. Alat musik yang satu ini memiliki tangga nada yang berbeda-beda dari 17 sampai dengan 21 bilah. Terdapat tangga nada mayor, minor, serta gregorian pada alat musik pukul ini.

Untuk nada terendah dari alat musik gambang ditandai dengan bilah yang memiliki ukuran yang panjang serta lebar. Nada tinggi bentuknya pendek, lurus, dan tebal. Untuk meningkatkan nada, bilah harus dipotong dan ditipiskan bagian ujungnya. Jika ingin merendahkan nada, bilah ditipiskan pada bagian tengah.

Nah, itulah ke 5 jenis alat musik pukul khas Indonesia yang sangat menarik untuk dipelajari. Lestarikan terus budaya bangsa dengan mempelajari alat musik tradisional Indonesia.

Leave a Reply