Kata Kata Bijak Singkat Pilihan

Daftar Isi

Kata kata Bijak – Kehidupan manusia tak lepas dari berbagai masalah pelik yang dialami setiap harinya. Baik itu masalah kecil maupun besar, semuanya pasti butuh penyelesaian. Orang yang paling kuat menghadapi segala masalahnya pun pasti pernah merasa sedih, stres dan frustrasi. Oleh karena itu, sebagai sesama manusia, kita patut memberikan motivasi dan semangat kepada orang lain, terutama orang-orang terdekat. Dukungan dan motivasi tersebut akan membuat orang yang sedang tertimpa masalah akan merasa terhibur dan bangkit kembali.

kata kata bijak

Wujud dari semangat dan motivasi yang diberikan kepada orang lain tak harus berbentuk tindakan-tindakan besar. Anda bisa memulainya dengan memberikan kata-kata bijak atau kata-kata mutiara, yang sering kita kenal sebagai quotes. Banyak orang yang telah menyampaikan kata-kata bijak pribadi mereka untuk bisa memberikan inspirasi bagi orang lain. Quotes-quotes tersebut juga bisa Anda gunakan untuk menyemangati diri sendiri. Karena tak dapat dipungkiri, semua manusia pasti mempunyai kendalanya masing-masing. Arti kata bijak menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ialah selalu menggunakan akal budinya; pandai; mahir. Berikut ini adalah kata kata bijak terbaru yang akan menyemangati orang yang sedang sedih, galau, bimbang, agar kembali menjadi termotivasi hidupnya.

Kata-Kata Bijak Cinta

Kata-kata bijak atau kata-kata mutiara banyak sekali ragamnya dan bisa dibagi menjadi beberapa kategori. Topik yang pertama adalah kata-kata bijak tentang cinta. Bagi Anda yang sedang mempunyai masalah atau keluhan tentang kehidupan cinta, maka Anda bisa mencoba membaca kumpulan kata-kata bijak cinta agar bisa bangkit dan menemukan inspirasi dari ungkapan tersebut. Kata-kata bijak cinta ini tak hanya berlaku bagi sepasang kekasih atau pasangan suami istri saja. Tapi, tentang cinta yang universal. Seperti inilah contoh-contoh kata-kata bijak cinta yang bisa Anda tanamkan untuk kehidupan sehari –hari :

kata bijak cinta

1. Cinta Itu Harus Selalu Mendoakan

“Aku mencintaimu. Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan keselamatanmu.” (Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni)

Berdasarkan kutipan kata-kata bijak dari Sapardi Djoko Damono tersebut mengungkapkan bahwa cinta itu selalu mendoakan. Ketika Anda mencintai orang lain dengan tulus, baik itu kepada saudara kandung, orang tua, teman, bahkan pasangan sendiri, maka ia pasti akan selalu mendoakan keselamatan orang tersebut di manapun ia berada. Karena tentunya Anda pasti tak ingin kehilangan orang yang dicintai bukan? Jadi, Anda harus berdoa kepada Tuhan untuk selalu melindunginya.

2. Cinta Itu Rela Menunggu

“Aku tidak pernah keberatan menunggu siapa pun berapa lama pun selama aku mencintainya.” (Seno Gumira Ajidarma)

Ada beberapa kasus bahwa ketika orang mengalami kisah cinta bertepuk sebelah tangan, maka orang itu akan langsung menyerah begitu saja. Namun, bagi orang yang memang benar-benar mencintai dengan sepenuh hati, maka ia akan berjuang agar mendapatkan cintanya. Meskipun harus menunggu dalam waktu yang tak bisa ditentukan, bahkan jika memakan waktu hingga bertahun-tahun lamanya. Karena dia akan tetap setia pada orang tersebut dan perasaannya tak akan berubah. Kira-kira seperti itulah makna dari kata-kata bijak yang telah diungkapkan oleh Seno Gumira Ajidarma.

Anda bisa mencontoh kutipan tersebut jika sedang mengalami kisah cinta yang serupa. Tak harus kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan. Sebab memang ada beberapa kondisi dimana dua orang yang sedang mencintai tak bisa langsung bersama. Bila Anda memang mencintai orang tersebut, pasti Anda akan tetap setia menunggunya sampai kapan pun.

3. Rasa Cinta Bisa Menjadi Bahagia Maupun Sedih

“Mencintaimu adalah bahagia dan sedih. Bahagia karena memilikimu dalam kalbu, sedih karena kita sering berpisah.” (W.S. Rendra)

Kata-kata bijak yang satu ini mungkin lebih tepat bagi orang yang sedang menjalin hubungan jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR). Ketika Anda sedang menjalani hubungan LDR ini, pasti frekuensi pertemuan sangatlah sedikit. Anda dan pasangan lebih sering berpisah. Anda mungkin merasa bahagia karena orang tersebut telah menjadi kekasih atau suami/istri, tapi Anda pasti juga merasa sedih karena harus LDR dengannya. Setiap orang pasti menginginkan agar selalu bisa bertemu dengan pasangan. Tapi apa daya, mungkin ada beberapa keadaan yang mengharuskan untuk sering berpisah.

4. Meskipun Tak Sering Diungkapkan, Tapi Cinta yang Dimiliki Lebih Berwarna

“Maafkan jika senyumku tersembunyi dibalik air mata dan kata-kata mesra. Menjadi tanpa daya karena terperangkap dalam prasangka. Tapi Tuhan tahu, cinta yang kupunya lebih berwarna dari yang kau kira.” (Asma Nadia)

Terkadang ada tipe orang yang ketika mencintai seseorang, tidak bisa mengungkapkannya dengan gamblang. Ia merasa senang ketika mencintai orang tersebut dan ternyata orang itu juga mencintainya. Akan tetapi, ia tidak bisa mengungkapkannya secara langsung karena tak terbiasa. Oleh karena itu, ia hanya mengekspresikannya dengan tindakan-tindakan lain. Mungkin pasangannya bisa mengira bahwa ia tak benar-benar mencintainya, padahal sebenarnya ia sangat mencintai pasangannya tersebut. Hanya saja, ia tak terbiasa untuk mengungkapkannya secara langsung.

5. Seorang Laki-Laki yang Mencintai Perempuan, Akan Melakukan Apapun Untuknya

“Jika seorang lelaki mencintai seorang wanita, dia akan mengakui keberadaan wanita itu, memenuhi kebutuhannya, melindunginya. Jika dia sungguh-sungguh mencintainya, pengakuan tertingginya adalah ‘ini istri saya’.” (Steve Harvey)

Kata-kata bijak tersebut menunjukkan bahwa ketika seorang laki-laki mencintai seorang wanita, ia akan melakukan apapun untuk bisa membuat pasangannya bahagia. Ia akan rela berkorban demi kekasihnya, karena yang ia pikirkan hanya kebahagiaan dari pasangan. Ia sendiri pasti akan merasa senang dengan melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah pasangannya. Satu lagi, wujud rasa cinta yang murni dan sungguh-sungguh dari seorang laki-laki adalah saat ia menikahi pasangannya. Ia akan mengikat pasangan tersebut menjadi miliknya dan berani berkomitmen dengan berumah tangga. Kemudian, ketika bertemu dengan orang lain, ia akan dengan bangga mengakui bahwa pasangannya tersebut adalah istrinya.

6. Jangan Terlalu Lama Menunggu, atau Penyesalan Akan Datang

“Jangan menunda. Jangan habiskan separuh hidupmu untuk menunggu watu yang tepat. Seringnya, saat kau sadar, waktu yang tepat itu sudah lewat. Kalau sudah begitu, kau cuma bisa menyesal.” (Windry Ramadhina)

Banyak kasus terjadi dimana ketika ada seseorang yang ingin mengungkapkan perasaan cintanya terhadap orang lain, ia tidak langsung melakukannya. Tapi justru menunggu waktu yang dirasa tepat untuk mengungkapkannya. Sebenarnya tindakan seperti ini sah-sah saja jika Anda ingin mendapatkan momen yang pas, misalnya saat ulang tahun orang tersebut. Namun, seringnya orang lain terlalu lama menunda momen tersebut. Hingga tanpa sadar, sudah tidak ada momen-momen lain yang bisa digunakan. Pasangan tersebut sudah berpaling pada orang lain karena terlalu lama menunggu. Jika sudah begini, maka yang tersisa hanya rasa penyesalan saja.

7. Arti Cinta Dapat Dimengerti Setelah Merasakan Sakit

“Cinta, sebuah kata yang tak persis pengertiannya, kecuali ketika kita merasakan sakitnya.” (Goenawan Mohamad)

Tak sedikit orang yang belum mengerti apa itu cinta dan bagaimana rasanya jatuh cinta kepada orang lain. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya. Ketika Anda belum menyadarinya, maka Anda hanya akan bersikap biasa saja. Kadang bahkan tidak pernah membuat suatu momen spesial dengan orang tersebut. Anda selalu bergantung padanya, begitu pun sebaliknya, tapi Anda tak tahu kalau ternyata itu adalah cinta. Kemudian, ketika keadaan tiba-tiba berubah, misalnya orang tersebut meninggalkan Anda, maka Anda baru merasakan ada yang hilang. Anda tak bisa hidup tanpanya. Setelah merasakan sakit karena ditinggalkan itulah Anda baru sadar bahwa Anda mencintainya.

8. Cinta Adalah Tentang Interaksi

“Cinta tidak hanya pikiran dan kenangan. Lebih besar, cinta adalah dia dan kamu. Interaksi.” (Dee)

Kata-kata bijak tersebut menjelaskan bahwa semua yang berhubungan dengan cinta tidak hanya dari pikiran atau kenangan saja. Sebab, selama ini orang hanya mengira jika ia cinta dengan seseorang, maka cukup hanya dengan memikirkannya saja atau sekedar mengucap rindu, tak ada usaha khusus untuk mewujudkannya. Padahal, rasa cinta bisa terjalin semakin dalam dengan sebuah komunikasi yang dilanjutkan dengan pertemuan. Ketika bertemu, Anda akan berinteraksi padanya dan mengetahui secara langsung apa saja yang ada di dalam dirinya. Sehingga, perasaan cinta itu akan tumbuh semakin dalam. Apalagi bagi pasangan yang sedang menjalani LDR.

9. Hidup Perempuan Bukan Selalu Tentang Lelaki

“Jangan panggil aku perempuan sejati, jika hidup hanya berkalang lelaki. Namun bukan berarti aku tak butuh lelaki untuk aku cintai.” (Pramoedya A. Toer)

Perempuan memang diciptakan sebagai makhluk yang penuh dengan perasaan. Hatinya lembut dan sensitif. Perempuan akan lebih perasa tentang masalah cinta. Sehingga banyak yang menilainya sebagai orang yang galau. Padahal, kegalauannya tersebut belum tentu tentang cinta. Perempuan memang senang menjalin hubungan dengan lelaki dan merasa dicintai. Tapi tujuan hidupnya bukan semata-mata tentang lelaki. Justru perempuan bisa bertahan dengan baik tanpa lelaki. Dalam hal ini, bukan berarti perempuan tak butuh lelaki. Namun yang pasti, kehidupannya tak harus selalu tentang lelaki. Karena ia juga mempunyai impian untuk dirinya sendiri.

10.  Cinta Tak Selalu Berujung Pada Kebahagiaan

“Karena aku tahu di ujung cinta ini tidak ada kebahagiaan, tapi aku tetap jatuh ke dalamnya.” (Fenny Wong)

Kebahagiaan cinta dalam hal ini maksudnya adalah kebersamaan dari sepasang manusia. Bisa menjadi kekasih atau pernikahan. Memang bukti cinta yang nyata adalah ketika sudah sampai pada jenjang pernikahan. Namun sayangnya, tidak semua kisah cinta yang ada berujung pada pernikahan. Banyak yang merasakan kecewa, sakit hati, trauma, dan sebagainya. Tapi kembali lagi pada sifat sejati manusia yang mempunyai perasaan, bahwa suatu saat nanti pasti ia akan merasakan jatuh cinta lagi. Meskipun pernah sedih maupun sakit dan cinta itu tak mesti berujung pada kebersamaan, tapi manusia selalu jatuh dalam perasaan jatuh cinta berulang kali.

11.  Perasaan Pada Pandangan Pertama Belum Tentu Cinta

“Aku tidak percaya akan cinta pada pandangan pertama. Tapi harus kuakui, aku menyukai apa yang kulihat pada pandangan pertama.” (Francisca Todi)

Ada orang yang berkata bahwa ia pernah mengalami perasaan cinta pada pandangan pertama. Namun ada pula yang tak percaya dengan perasaan tersebut. Biasanya, perasaan cinta itu akan datang ketika dua orang manusia sudah saling melakukan komunikasi dan interaksi tertentu, sedangkan pada pandangan pertama, mereka belum tentu melakukan komunikasi atau interaksi. Bisa jadi, kesan pada pandangan pertama itu hanya rasa kagum saja, bukanlah cinta. Orang tersebut hanya tak bisa membedakannya. Ia menganggap kekaguman itu sebagai rasa cinta. Padahal perasaan cinta tak terdefinisi semudah itu.

12.  Kadang Cinta Tumbuh di Tempat yang Salah

“Terkadang cinta tumbuh dengan cara yang amat ganjil dan di tempat yang keliru.” (Tere Liye)

Perasaan cinta memang selalu benar, namun terkadang tempat tumbuhnyalah yang salah. Karena perasaan cinta bisa membutakan orang, maka ketika orang tersebut terlanjur jatuh cinta, ia tak akan memikirkan mana yang benar dan mana yang salah. Yang ia tahu hanyalah perasaan cinta yang menggebu-gebu dan selalu ingin bersama orang tersebut.

Contohnya saja ketika Anda mencintai pasangan orang lain, apalagi orang tersebut sudah menikah. Perasaan cinta yang dimiliki kepada siapapun tidaklah salah, tapi tak seharusnya ia mencintai pasangan orang lain. Jika tidak segera disingkirkan, maka perasaan itu akan tumbuh semakin kuat dan bisa menimbulkan kebutaan perasaan yang teramat dalam.

13.  Sikap Dewasa Adalah Menemukan Solusi Cintanya

“Dewasa dalam hal cinta, bukan hanya berarti pandai merelakan akan sesuatu hal terjadi begitu saja. Namun dewasa dapat dengan cerdas dan bijak mencari solusi terbaik dalam kehidupan cintanya.” (Hilaludin Wahid)

Setiap orang perlu menjadi dewasa dalam setiap aspek kehidupannya, termasuk perihal cinta. Nah, sikap dewasa yang sebenamya ini bukan ketika Anda harus merelakan seseorang yang Anda cintai, kemudian membiarkan keadaan berjalan begitu saja. Namun, sikap dewasa yang sebenarnya adalah bagaimana Anda menemukan solusi dari setiap permasalahan cinta yang dihadapi. Bukan berarti Anda harus pasrah begitu saja. Jika cinta tersebut patut diperjuangkan, meski jalan yang dilalui begitu sulit, coba carilah solusi.

Bicarakan dengan pasangan Anda bagaimana cara terbaik untuk mengatasi hubungan kalian. Dari sinilah Anda pasti akan menemukan solusinya. Sehingga cinta tersebut dapat diperjuangkan sampai akhir. Tapi bila pada akhirnya solusi yang dijalani tetaplah tidak berhasil, barulah Anda bisa memasrahkan diri. Tuhan sedang menguji perasaan cinta yang Anda miliki. Percayalah pada keputusan Tuhan.

14.  Cinta Semakin Lama Akan Pudar

“Kadangkala, cinta itu seperti embun. Dia ada saat pagi, namun menghilang di saat siang. Begitu pula dengan cinta. Terasa indah saat pertama, namun setelah sekian lama cinta semakin pudar.” (Manhalawa)

Kata-kata tersebut menggambarkan fenomena yang sering terjadi saat ini. Ketika mencintai seseorang, pada awalnya perasaan itu selalu datang menggebu-gebu. Anda selalu ingin bersama dengan orang itu, Anda selalu ingin ada untuknya. Banyak hal-hal yang ingin dilakukan bersama. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, perasaan cinta lama-lama memudar, kemudian menghilang. Banyak faktor yang menyebabkan perasaan cinta menjadi hambar, tak seindah dulu. Oleh karena itu, setiap pasangan harus bisa mempunyai solusi untuk mengatasi masalah ini. Karena rasa cinta yang semakin pudar itu adalah hal yang wajar.

15.  Rasa Cintalah yang Bisa Membuat Manusia Bangkit

“Terkadang hanya karena cinta, kita mampu berdiri. Meski tak pernah bisa menjadi diri sendiri.” (Rian Prasetia)

Cinta memang bisa menjadi sebuah kekuatan tersendiri oleh setiap orang. Karena cinta, seseorang rela berkorban dan melakukan apapun demi orang yang dicintainya. Ia pun juga sampai rela mengorbankan diri sendiri, sampai tak memikirkan perasaannya sendiri, hanya demi orang lain. Semua itu dapat dilakukan karena perasaan cinta yang begitu besar. Ia pun menganggap karena perasaan cinta itulah ia bisa bangkit menjadi pribadi yang baru dan penuh semangat. Walaupun artinya dirinya yang dulu sudah menghilang karena perubahan.

Kata Kata Bijak Lucu

lucu

Selanjutnya adalah kata-kata bijak yang lucu. Hidup harus dipenuhi dengan canda tawa agar tidak terlalu tegang. Begitu pula dengan kata-kata bijak. Mungkin Anda memang sedang mencari kata-kata bijak yang memotivasi dan menginspirasi, tapi tak ada salahnya juga membaca kata-kata bijak yang lucu. Selain memberikan hiburan, kata-kata bijak lucu juga menyiratkan sebuah makna. Jadi tak sepenuhnya tentang jokes saja. Anda masih bisa mendapatkan manfaatnya. Inilah beberapa kata-kata bijak lucu yang paling populer :

1. Tertawalah Walaupun Sedang Terjatuh

“Tertawalah saat orang terjatuh. Tertawalah saat diri sendiri terjatuh. Bagaimanapun semua orang memang lucu.” (Yoshichi Shimada)

Kata-kata bijak tersebut mengajarkan kita agar selalu tertawa apapun keadaan yang sedang kita alami. Baik sedang dalam suasana yang baik atau buruk. Meskipun sedang menghadapi masalah, sebisa mungkin berusahalah untuk selalu bahagia. Karena kebahagiaan tersebutlah yang membuat manusia tumbuh menjadi pribadi lebih kuat. Anda juga harus berusaha membuat orang lain tetap semangat dan bahagia. Intinya adalah bahagia menjadi kunci dalam setiap suasana dan kondisi yang kita alami. Agar kita tidak terlalu terpuruk dengan hal-hal yang mengganggu kehidupan yang dijalani.

2. Melawan Musuh di Tempat yang Tenang

“Saya tidak suka dengan perkelahian. Bila saya memiliki musuh, saya akan memaafkannya, mengajaknya ke tempat yang tenang, baru menghabisinya di sana.” (Mark Twain)

Manusia biasanya lebih suka bermain fisik di hadapan semua orang ketika sebuah konflik terjadi dan tidak menyelesaikannya dengan baik-baik. Kata bijak tersebut menunjukkan bahwa jika Anda memiliki musuh, maka solusi yang tepat adalah bukan dengan berkelahi. Tapi dengan cara memanggilnya secara baik-baik dan menyelesaikannya di belakang layar, tanpa harus beradu fisik di hadapan banyak orang. Kata menghabisi dalam kalimat di atas bukan berarti menghabisi dalam arti yang sesungguhnya, tapi menghabisi masalah tersebut agar tidak ada lagi konflik di antara kedua belah pihak.

3. Orang yang Mengalami Gangguan Jiwa

“Satu dari empat orang di dunia ini mengalami gangguan jiwa. Bila tiga orang yang Anda kenal baik-baik saja, berarti Andalah yang mengalaminya.” (Ann Landers)

Kalimat tersebut mungkin terilhami dari penelitian yang menyebutkan bahwa satu diantara empat orang di dunia ini mengalami gangguan jiwa. Hal ini membuktikan bahwa gangguan jiwa menyerang sebagian besar masyarakat dunia. Anda selama ini mungkin tidak tahu dan tidak pernah menyadari tentang hal ini. Karena orang yang mempunyai gangguan jiwa juga tidak menyadari bahwa ada yang tidak beres dengan dirinya. Coba saja lakukan survey kecil-kecilan, bagaimana keadaan Anda dan ketiga teman-teman Anda sedang berkumpul. Jika mereka tidak menunjukkan adanya gangguan jiwa, berarti bisa saja gangguan tersebut justru ada di diri Anda.

4. Sedikit Orang yang Mau Menggunakan Otaknya

“Berpikir adalah pekerjaan terberat, karena itulah sedikit sekali orang yang mau menggunakan otaknya.” (Henry Ford)

Di jaman yang serba modern ini, masyarakat lebih menyukai sesuatu yang instan. Sesuatu yang instan tersebut tidak dibarengi dengan proses berpikir yang panjang. Karena berpikir memang kegiatan yang menyulitkan. Lihat saja, banyak siswa sekolah yang juga tidak meneruskan jenjangnya karena malas untuk berpikir. Sebenarnya hal ini lebih berkaitan dengan akademisnya saja. Padahal, segala sesuatu yang kita lakukan harus dipikirkan dengan baik supaya bisa memperkirakan apa yang terjadi dan bagaimana cara mengatasinya.

5. Orang yang Mengatakan Tentang Kebenaran

“Saya tidak mau dikelilingi orang yang bermental yes-man. Saya ingin orang yang mengatakan kebenaran meskipun setelah itu saya akan memecatnya. Kita membayar gajinya terlalu besar, sialnya lagi dia pantas menerimanya.” (Samuel Goldwyn)

Banyak orang yang hanya berdiam diri dan menuruti semua perintah dari atasan begitu saja dan tidak mempunyai pendirian. Padahal, sebagai manusia kita harus hidup dengan pendirian yang kuat dan kejujuran. Meskipun akibat dari kejujuran yang dilakukan itu akan merugikan diri sendiri, tapi setidaknya kita telah mengemukakan kebenaran. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Percayalah, dengan pendirian kuat dan kejujuran yang dimiliki, kita akan mendapatkan balasan kebaikan yang setimpal.

6. Hutang yang Dimiliki Akan Membuat Bank Pusing

“Bila Anda berhutang 100 Dollar, Andalah yang pusing. Tapi bila Anda berhutang 100 juta Dollar, bank yang akan pusing.” (John Paul Getty)

Ungkapan tersebut adalah ungkapan yang cukup menghibur. Karena ketika Anda memiliki hutang dengan jumlah yang sedikit, maka Andalah yang bingung karena harus mengeluarkan untuk membayar hutang tersebut. Namun jika hutang yang dimiliki terlampau besar, pasti Anda akan membutuhkan pihak lain yang bisa membantu membayar hutang Anda, yaitu bank. Pihak bank akan merasa pusing karena harus membayarkan hutang Anda dengan jumlah yang sangat besar, di mana juga Anda pun harus mencicilnya kepada pihak bank. Padahal cicilan tersebut belum tahu bisa terbayarkan atau tidak.

7. Cinta Suami ke Istri yang Semakin Tua Ibarat Barang Antik

“Kolektor barang antik adalah suami yang paling baik, karena semakin tua istrinya, semakin ia mencintainya.” (Agatha Christie)

Barang antik adalah sebuah benda yang umurnya sudah tua namun masih memiliki kualitas yang bagus. Ungkapan tersebut menggambarkan istri yang sudah tua dengan barang antik yang dimiliki oleh suaminya. Saat suaminya yang menjadi seorang kolektor barang antik itu mencintai benda-benda koleksinya, berarti ia juga menjadi suami yang baik karena juga mencintai istrinya yang sudah tua. Analoginya tersebut sangat lucu dan bisa menjadi hiburan untuk menghilangkan rasa penat dan stres Anda.

8.  Manusia Mempunyai Jenis yang Sama Jika Berkaitan dengan Uang

“Apabila kita bicara soal uang, maka semua orang sama agamanya.” (Voltaire)

Kalimat tersebut mengandung makna tersirat yang berhubungan dengan kenyataan fenomena yang terjadi di jaman sekarang. Semua orang membutuhkan dan menginginkan uang. Sehingga mereka akan rela melakukan apapun demi mendapatkan uang. Bahkan mereka melakukan sebuah kerja sama hanya untuk mendapatkan sejumlah uang yang banyak. Inilah mengapa semua orang disebut agamanya sama. Artinya bukan kepercayaan dan keimanan yang sesungguhnya, tapi sebuah pemikiran dan tindakan yang sama ketika berhubungan dengan uang. Semua orang memiliki satu pendapat yang sama.

9. Kompetisi yang Ganas Akibat Uang

“Hasil dari kerja adalah uang. Hasil dari uang adalah lebih banyak uang. Hasil dari lebih banyak uang adalah kompetisi yang ganas. Hasil dari kompetisi yang ganas adalah dunia yang kita diami ini.” (D.H. Lawrence)

Ungkapan yang disampaikan oleh D.H. Lawrence tersebut juga menggambarkan moral dunia saat ini. Semua orang mengadakan kerja sama untuk mendapatkan uang, tapi ternyata mereka berkompetisi satu sama lain. Semua hal yang terjadi itu didasari akan keserakahan manusia untuk mendapatkan uang. Mereka bahkan tak segan-segan untuk menyakiti orang lain, supaya mendapatkan uang yang lebih banyak seterusnya. Padahal jika kita mengikuti keserakahan diri sendiri, maka keinginan untuk memiliki uang yang banyak tidak ada habisnya. Sehingga, lama-lama kitalah yang diperbudak uang. Uang membuat semua orang gelap mata.

10.  Kesepakatan yang Dilakukan Oleh Dua Orang

“Apabila dua orang selalu sepakat dalam degala hal, itu berarti cuma satu orang yang berpikir.” (Lyndon B. Johnson)

Setiap orang pasti mempunyai pendapat dan pandangannya masing-masing tentang suatu hal. Tidak semua aspek mempunyai kesepakatan yang sama. Nah, bila Anda menemui dua orang yang selalu mempunyai pendapat yang sama dalam semua hal yang dibahas, berarti yang benar-benar berpikir hanya satu orang. Sedangkan pihak lainnya menurut saja, tidak ada inisiatif lain. Orang itu tidak ingin berpikir yang berat-berat, sehingga hanya menyamakan pendapatnya dengan orang lain. Kalau dia memang benar-benar berpikir, seharusnya dia bisa menyampaikan pendapatnya sendiri pada aspek-aspek tertentu.

11.  Percaya Menjadi Kaya Setelah Bangun Tidur

“Banyak orang yang percaya bahwa suatu hari kala mereka bangun dari tidur, mereka sudah menjadi kaya. Sesungguhnya mereka sudah separuh benar, karena mereka memang telah bangun dari tidur.” (Thomas Alva Edison)

Jika Anda baru membacanya sekali, maka pernyataan tersebut sedikit membingungkan bukan? Tapi cobalah untuk membacanya lagi, maka Anda akan mengerti maksudnya. Ungkapan tersebut bukan berarti membenarkan kepercayaan orang yang setelah bangun tidur akan menjadi kaya. Tapi, hanya membenarkan setengah dari kepercayaan tersebut. Kalimat tersebut menyatakan bahwa banyak orang yang percaya bahwa mereka suatu hari akan kaya setelah bangun tidur.

Kemudian disusul dengan pernyataan bahwa kepercayaan mereka tersebut setengah benar karena memang telah bangun. Jadi, yang ditekankan adalah setengah benar karena mereka memang sudah bangun, bukan setengah benar karena kepercayaan akan menjadi kaya setelah bangun tidur. Setiap orang yang tidur pasti nantinya akan bangun kan? Inilah mengapa disebut dengan setengah benar.

12.  Demokrasi Efektif Bila Bisa Membuat Orang Lain Tutup Mulut

“Demokrasi adalah pemerintahan yang diisi dengan banyak diskusi, namun demokrasi hanya efektif bila engkau mampu membuat orang lain tutup mulut.” (Clement Attlee)

Kata-kata tersebut mirip seperti sebuah sindiran kepada negara yang menjalankan sistem pemerintahan demokrasi. Hal ini tidak sepenuhnya salah, karena pada praktek nyatanya memang banyak hal seperti ini terjadi. Ketika sistem demokrasi digadang-gadang akan selalu menjadi sistem dimana semua masalah akan diselesaikan dengan cara musyawarah, kemudian adanya kebebasan pendapat.

Tapi hal ini justru banyak dimanfaatkan oleh petinggi-petinggi untuk menutup mulut orang-orang yang suka mengemukakan pendapatnya. Hal ini dilakukan karena mereka ingin memenuhi kepentingannya sendiri. Mereka berpikir bahwa jika pendapat tersebut diutarakan, maka kepentingannya tak dapat terlaksana dengan baik.

13.  Politik Banyak Mengeluarkan Uang

“Politik itu mahal, bahkan untuk kalah pun kita harus mengeluarkan banyak uang.” (Will Rogers)

Dunia politik memang menarik untuk digeluti, tapi akan terlalu berbahaya bagi orang yang masih awam. Karena dunia politik dikenal kejam dan akan melakukan apapun agar mendapatkan dukungan dari rakyat maupun pihak lain. Biasanya para politisi tersebut berkampanye dengan mengeluarkan banyak uang, mereka berusaha mengambil hati rakyat agar berpihak kepadanya. Politik yang tak mempunyai pendukung di belakangnya biasanya tidak mempunyai kekuatan. Itulah mengapa, politisi banyak mengeluarkan biaya meskipun pada akhirnya mereka tidak menang.

14.  Sahabat yang Selalu Setia

“Meskipun candaanmu tak lucu, sahabat yang setia selalu saja tertawa. Meskipun masalahmu tak pelik, mereka tetap merasa simpati.” (Arnold H. Glasgow)

Seorang sahabat yang setia tentu akan merasakan apapun yang Anda rasakan. Ketika Anda sedang sedih, maka dia juga akan merasakan kesedihan Anda. Ketika Anda senang, dia juga ikut senang. Ketika Anda marah, kecewa, dan kesal, mereka pun akan demikian. Pada intinya, sahabat yang baik akan selalu ada untuk Anda. Dia akan menemani Anda dalam keadaan apapun dan mereka tak akan pergi meninggalkan.

15.  Orang yang Amatiran

“Orang yang masih terganggu dengan hinaan dan pujian manusia, dia masih hamba yang amatiran.” (K.H Aburrahman Wahid)

Kehidupan manusia tentunya sangat berwarna. Anda membutuhkan orang lain untuk bisa hidup dan memberikan saran, kritik maupun nasehat yang membangun. Tapi, masih banyak juga orang yang merasa terganggu ketika ia dipuji maupun dihina oleh orang lain. Padahal pujian itu sebagai bentuk apresiasi orang lain terhadap diri Anda. Sedangkan hinaan bisa Anda anggap sebagai kritikan yang berguna untuk meningkatkan kualitas diri. Pujian seharusnya ditanggapi dengan senang hati. Hinaan sendiri tidak usah dimasukkan ke hati, atau Anda akan sakit hati sendiri. Sebaiknya abaikan saja hinaan yang merendahkan.

16.  Jangan Takut Terlihat Bodoh

“Kalau kamu tidak mau sekali-kali terlihat bodoh, tidak akan ada hal besar yang akan terjadi padamu.” (Dr. Gregory House)

Biasanya kebanyakan orang ingin terlihat lebih pintar dan berwibawa. Sehingga mereka selalu berhati-hati dalam melakukan tindakan. Tapi ternyata, tidak ada sesuatu yang terjadi dan mereka menjalani kehidupan yang monoton. Maka dari itu, janganlah takut untuk melakukan hal yang baru, meskipun terkesan bodoh di mata orang lain. Karena Anda tak akan tahu apa yang terjadi selanjutnya.

Siapa tahu dengan tindakan yang bodoh itu, Anda bisa menemukan sesuatu yang besar dan tidak pernah dilakukan oleh orang lain. Inilah yang menjadi prestasi tersendiri bagi diri Anda. Orang lain pun akan menghargai apa yang telah Anda temukan. Oleh karenanya, jangan takut mencoba apapun.

17.  Hal Terbaik yang Didapatkan Dalam Hidup

“Hal terbaik dalam hidup ini sudah pasti gratis. Tapi, hal terbaik kedua di dunia biasanya sangatlah mahal.” (Coco Chanel)

Memang ungkapan di atas lebih sulit dimengerti. Tapi jika Anda mencoba membacanya kembali, pasti lama-lama akan menemukan maksudnya. Hal terbaik dalam hidup yang sudah pasti gratis adalah hal-hal kecil yang bisa membuatmu bahagia. Tanpa harus mengeluarkan uang. Misalnya saja, berkumpul dengan keluarga di rumah. Hal tersebut termasuk kebahagiaan yang gratis kan?

Sedangkan hal gratis kedua di dunia yang sangat mahal ini biasanya berbentuk fisik. Ketika bermain game di ponsel, Anda akan merasa bahagia bukan? Tapi, harga ponsel tidak murah. Anda membutuhkan sejumlah uang untuk bisa membelinya. Kira-kira seperti itulah makna quote tersebut.

18.  Makeup Paling Baik Bagi Wanita

“Makeup terbaik untuk wanita adalah ambisinya. Tapi kosmetik lebih mudah dibeli.” (Yves Saint Laurent)

Wanita memang tidak bisa lepas dari makeup. Mereka menyukai sesuatu yang bisa mempercantik wajah dan penampilan. Namun sesungguhnya penampilan fisik itu tak begitu penting. Yang paling penting adalah kualitas wanita itu sendiri. Ungkapan tersebut mengumpamakan sebuah sifat ambisius adalah makeup terbaik bagi wanita. Karena wanita akan terlihat mempunyai karakter yang kuat dengan ambisinya.

Sayangnya, banyak wanita yang tidak terlalu berambisi dalam hidupnya. Sehingga mereka tidak memiliki karakter yang kuat. Inilah mengapa kalimat selanjutnya mengatakan bahwa kosmetik lebih mudah dibeli. Sebab wanita sulit memiliki ambisi yang besar, sehingga makeup yang mudah dibeli adalah kosmetik.

Kata-Kata Bijak Singkat

Kata-kata bijak yang menjadi motto dalam hidup tak harus disajikan dengan kalimat-kalimat yang panjang. Dengan kalimat singkat pun Anda bisa memahaminya karena makna yang terkandung cukup dalam. Seperti ini beberapa contoh kata-kata bijak yang bisa Anda gunakan sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari

kata singkat

1. Simpan Ketakutan dan Tunjukkan Keberanian

“Simpan rasa takut untuk diri sendiri, bagi keberanian dengan orang lain”. (Robert Louis Stevenson)

Ketika kita menjalani permasalahan dalam hidup, pasti ada ketakutan-ketakutan tentang apa yang akan terjadi. Rasa takut termasuk sikap yang negatif. Sehingga Anda harus simpan sendiri agar tak menunjukkan hal tersebut sebagai kelemahan di hadapan orang lain. Sebaliknya, bersikaplah dengan berani. Tunjukkan pada orang lain dan bagikan kepada mereka bahwa Anda adalah orang yang pemberani. Lupakan rasa takut yang menyerang itu, perlihatkan di depan semua orang bahwa Anda adala pribadi yang kuat, dengan keberanian yang dimiliki.

2. Pergi Ke Manapun dengan Sepenuh Hati

“Kemanapun Anda pergi, pergilah dengan sepenuh hati.” (Kong Fu Cu)

Seringkali ketika harus pergi ke suatu tempat, namun dilakukan dengan terpaksa. Mungkin karena tidak menyukai tempat tersebut, atau tempat tersebut adalah tempat yang baru, sehingga Anda belum tahu apa yang akan Anda hadapi. Buanglah perasaan-perasaan negatif itu, agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Cobalah bersikap menerima dengan apapun yang akan terjadi.

Pergilah tanpa beban. Karena itu akan membuat hati Anda menjadi lebih tenang dan tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Sebab, pemikiran yang negatif akan menimbulkan hal yang negatif pula. Sebaliknya, jika Anda selalu berpikir positif, maka hal positif juga akan selalu mendatangi Anda.

3. Hati dan Aksi yang Jujur

“Hati yang jujur menghasilkan aksi yang jujur.” (Brigham Young)

Kejujuran adalah sikap yang akan mendatangkan kebaikan. Quote tersebut menunjukkan bahwa ketika Anda mempunyai hati yang jujur, maka perbuatan yang Anda lakukan pun juga penuh dengan kejujuran. Karena jujur terkadang memang sulit dipraktekkan dalam dunia nyata, maka cobalah mulai dari hati Anda.

Singkirkan niatan-niatan yang buruk, dan berusahalah jujur dari dalam hati. Saat Anda bisa mengontrol hati agar selalu jujur, maka orang lain otomatis akan selalu mempercayai Anda. Kejujuran yang dipegang teguh akan mendatangkan rasa percaya oleh orang lain.

4. Kenali Diri Sendiri

“Mengenal diri sendiri adalah awal dari semua kebijakan.” (Aristoteles)

Mengenal diri sendiri memang penting. Sebab, banyak orang yang merasa kehilangan jati diri mereka, sehingga tak tahu apa yang harus diperbuat, kemudian mereka akan kehilangan arah. Jangan sampai hal ini terjadi pada diri Anda. Oleh karena itu, mulailah untuk memahami dan mengenali diri sendiri. Anda akan merasa kesulitan untuk mengenali orang lain, ketika tidak bisa mengenali diri sendiri.

Aristoteles pun mengatakan bahwa mengenali diri sendiri adalah awal dari semua kebijakan. Begitu Anda sudah mengenal diri sendiri, selanjutnya Anda pasti tahu apa yang terbaik untuk diri sendiri. Dari sinilah kebijakan tersebut muncul.

5. Kekuatan Energi dan Kegigihan

“Energi dan kegigihan menaklukan segalanya.” (Benyamin Franklin)

Ungkapan tersebut memberi motivasi dan semangat untuk kita semua agar selalu mempunyai kekuatan dan tidak mudah menyerah. Kedua sikap tersebut adalah akar supaya Anda bisa mencapai kesuksesan di masa depan. Jadi, percayalah pada kekuatan yang ada pada diri sendiri dan jangan pernah putus asa untuk mencapai semua keinginan Anda. Karena begitu Anda diam dan menyerah begitu saja, maka semua impian tersebut akan sirna dan tak akan pernah tergapai. Beda cerita saat Anda selalu mencoba untuk kuat, mengumpulkan energi yang ada di tubuh, lalu dengan semangat tinggi memperjuangkan apa yang Anda inginkan. Maka, Anda pasti akan bisa meraihnya.

6. Apa yang Ditanam, Itu yang Dituai

“Selalu lakukan yang terbaik. Apa yang Anda tanam sekarang akan Anda tuai nanti.” (OG Mandino)

Selalu melakukan segala hal sebaik dan semaksimal mungkin, adalah kunci dari kesuksesan Anda di masa depan. Tanamkan kebaikan di manapun Anda berada, maka suatu saat nanti kebaikan tersebut akan membalas Anda. Begitu pula sebaliknya, saat Anda menanamkan sesuatu yang tidak baik, maka keburukan itu juga akan menimpa kehidupan Anda.

Jadi, berusahalah untuk bersikap baik dan melakukan yang terbaik. Demi kehidupan masa depan yang cerah dan penuh kebahagiaan. Jangan biarkan keburukan menyerang kehidupan Anda.

7. Menerima Tantangan untuk Kemenangan

“Terima tantangan-tantangan sehingga Anda bisa merasakan kegembiraan dari kemenangan.” (George S. Patton)

Menerima segala tantangan dalam hidup berarti Anda telah meningkatkan kualitas diri. Tak perlu takut dengan segala risiko yang akan terjadi. Karena keberanian dalam menerima tantangan berarti Anda selangkah lebih maju mendapatkan kemenangan. Tentu Anda pasti akan lebih puas dan gembira merasakan kemenangan tersebut.

Cobalah tanamkan pada diri sendiri bahwa tantangan akan merubah diri Anda menjadi lebih baik lagi. Kata-kata bijak tersebut sangat tepat diperuntukkan bagi Anda yang sedang bimbang apakah harus menerima tantangan baru atau tidak. Terima saja, karena hal tersebut dapat memotivasi Anda untuk berjuang lebih keras dalam hidup.

8. Jangan Hanya Menyeberangi Laut Lalu Memandang Airnya

“Anda tidak bisa menyeberangi lautan hanya dengan berdiri dan memandang air.” (Rabindranath Tagore)

Kalimat bijak yang diutarakan oleh Rabindranath Tagore tersebut mengandung makna yang tersirat. Menyeberangi lautan bukanlah arti yang sebenarnya. Lalu berdiri dan memandangi air juga hanya kiasan saja. Dalam kenyataannya, Anda memang tak bisa menyeberangi laut hanya dengan berdiri dan memandangi air. Jika hanya demikian, sampai kapanpun Anda tak akan sampai di seberang.

Ungkapan tersebut adalah analogi ketika Anda memiliki tujuan dalam hidup. Seberang laut berarti tujuan hidup Anda. Anda tidak bisa meraih tujuan hidup hanya dengan berdiam diri, tanpa melakukan tindakan apapun. Karena jika seperti itu, tujuan hidup tak akan pernah tercapai. Jadi, Anda harus berusaha dan melakukan apapun untuk mewujudkan tujuan tersebut.

9. Kegelapan Akan Lenyap dengan Cahaya

“Berikan cahaya dan kegelapan akan lenyap dengan sendirinya.” (Erasmus)

Kalimat di atas juga menunjukkan sebuah kiasan belaka. Ketika Anda merasakan suasana yang gelap, Anda tak akan bisa melihat apapun. Oleh karenanya, Anda membutuhkan cahaya. Begitu pula dalam hidup. Saat Anda merasa putus asa, sedih, marah, kesal dan sebagainya, Anda membutuhkan suatu penyembuhan yang diibaratkan sebagai cahaya.

Anda bisa melakukannya dengan mengikuti apapun yang Anda sukai. Misalnya berkumpul dengan keluarga, para sahabat, atau pergi ke sebuah tempat untuk menenangkan pikiran dan hati. Setelah itu, perasaan buruk yang Anda rasakan akan sirna dengan sendirinya.

10.  Lupanya Pembohong

“Tak ada orang yang punya ingatan yang cukup baik untuk menjadi pembohong.” (Abraham Lincoln)

Berbohong adalah sikap tercela namun cenderung banyak dipraktekkan oleh orang lain demi mencapai tujuannya. Orang yang berbohong tak bisa ingat kapan ia berbohong dan menjadi pembohong. Karena ia biasanya menutupi kebohongan dengan kebohongan lainnya, jadi kebohongan yang ia perbuat pertama kali tak akan diingat.

11.  Hal-Hal yang Tak Bisa Disembunyikan

“Tiga hal yang tak bisa lama disembunyikan yaitu matahari, bulan dan kebenaran.” (Kong Fu Cu)

Ungkapan tersebut menggabungkan antara analogi yang kiasan dan sesungguhnya. Matahari dan bulan adalah benda-benda langit yang tak bisa lama disembunyikan. Dalam arti bahwa matahari akan bersembunyi di saat malam hari, kemudian muncul lagi ketika pagi. Begitu juga dengan bulan. Ia sembunyi saat siang hari, lalu muncul kembali di malam hari. Mereka tidak ada selama setengah hari saja.

Kong Fu Cu ingin menyampaikan bahwa sebuah kebenaran juga merupakan hal yang tak bisa lama disembunyikan. Seperti halnya matahari dan bulan yang menghilang sementara saja. Kebenaran bisa saja dirahasiakan, tapi serapat-rapatnya ditutupi, kebenaran tetap akan muncul juga.

12.  Berdusta Untuk Membela Diri

“Berdusta adalah bentuk yang paling sederhana dari membela diri sendiri.” (Susan Sontag)

Banyak orang yang merasa takut mengungkapkan kebenaran karena risiko tinggi untuk dirinya sendiri. Bisa saja dengan kebenaran tersebut justru akan merugikannya. Oleh karena itu, mereka lebih memilih berdusta, yaitu tidak mengatakan hal yang sebenarnya. Dusta yang dilakukan itu untuk membela diri sendiri. Inilah mengapa Susan Sontag mengatakan bahwa berdusta adalah bentuk yang paling sederhana dari membela diri sendiri.

13.  Separuh Kebenaran Adalah Dusta

“Separuh kebenaran adalah dusta yang paling pengecut.” (Pietro Aretino)

Kebenaran adalah suatu hal yang wajib untuk diungkapkan. Sepahit apapun itu. Karena kebenaran dapat membawa kehidupan menjadi lebih baik lagi. Tanpa ada prasangka yang macam-macam. Jadi, ketika Anda menemui sebuah kasus terjadi, ungkapkanlah kebenarannya secara utuh. Karena, kebenaran yang hanya diungkapkan sebagian saja, justru akan menimbulkan persepsi baru. Ada bagian yang hilang.

Setengah kebenaran itu bisa menimbulkan masalah yang serius. Jika kebenarannya hanyalah setengah, maka setengahnya lagi adalah dusta belaka. Yang artinya sebuah kebenaran itu menjadi tak berarti ketika masih ada unsur dusta di dalamnya. Sesuatu yang baik masih tercampur dengan keburukan.

14.  Ubah Diri Agar Pekerjaan Juga Berubah

“Ubah diri Anda dan pekerjaan Anda tampak beda.” (Norman Vincent Peale)

Ketika Anda merasa bahwa pekerjaan yang dilakukan tidak maksimal, mungkin Anda harus mengintrospeksi diri lagi. Bagaimana cara Anda mengerjakannya. Apakah pekerjaan tersebut sudah benar atau belum. Bisa jadi karena cara pengerjaan yang kurang efektif, sehingga membutuhkan waktu yang lama, kemudian Anda menganggap hasilnya tidaklah maksimal.

Oleh karena itu, jika ingin pekerjaan tersebut hasilnya kembali memuaskan. Cobalah ubah diri Anda. Ubah bagaimana cara mengerjakan yang baik. Ubah segala kebiasaan-kebiasaan yang mengganggu pekerjaan. Setelah itu, lama-kelamaan Anda pasti sudah merasakan sendiri perbedaan yang terjadi. Pekerjaan menjadi lebih mudah dan efektif.

15.  Damai dengan Senyuman

“Damai dimulai dengan senyum.” (Bunda Teresa)

Rasa damai dapat ditemukan dengan mudah. Tak harus bepergian ke tempat-tempat wisata yang tenang maupun jauh. Tak juga dengan membeli semua barang yang Anda inginkan. Kedamaian yang paling sederhana adalah dari sebuah senyuman. Senyuman mampu membuat Anda menjadi tampak lebih baik. Senyuman itu juga mendatangkan kedamaian bagi yang melakukannya dan orang yang disenyuminya. Senyuman memang mampu membawa energi yang positif.

16.  Hal-Hal Besar Diawali Dengan Sesuatu yang Aneh

“Semua perbuatan besar dan semua pemikiran besar punya awal yang aneh.” (Albert Camus)

Tidak sedikit perbuatan-perbuatan dan pemikiran besar yang telah terjadi diawali dengan hal yang aneh. Sesuatu yang awalnya aneh tersebut semakin berkembang dan lama-lama menjadi sesuatu yang mempunyai pengaruh menakjubkan untuk dunia. Ungkapan di atas juga ditujukan oleh Albert Camus untuk memberikan motivasi bagi Anda semua.

Ketika Anda mempunyai gagasan maupun inovasi tertentu, jangan takut untuk mencobanya. Percaya dan yakinlah pada kemampuan Anda. Meskipun Anda maupun orang lain berpikir bahwa hal tersebut aneh, tapi jangan jadikan itu sebagai alasan untuk menghentikan Anda. Hempaskan semua tanggapan negatif tersebut. Karena Anda tak pernah tahu bahwa gagasan atau inovasi tersebutlah yang membuat diri Anda menjadi lebih besar dari sebelumnya.

17.  Hidup Adalah Seni Tanpa Penghapus

“Hidup adalah seni gambar tanpa satupun penghapus.” (John W. Gardner)

Sebuah kehidupan itu ibarat seni gambar. Namun seni gambar yang Anda buat bisa dihapus dengan mudah jika hasilnya jelek. Kemudian Anda bisa mengulang bagian gambar itu lagi, agar hasilnya lebih baik dari sebelumnya. Menghapus dalam seni gambar juga dapat dilakukan berkali-kali.

Tapi tidak dengan kehidupan. Kehidupan yang sudah berjalan, tidak dapat dihapus lalu dirangkai kembali. Apa yang sudah terjadi, ya terjadilah. Tidak bisa diulang lagi. Anda tidak bisa menghapus bagian terburuknya. Meskipun begitu, Anda masih terus mempunyai kesempatan untuk memperbaikinya. Jadi, ketika Anda mempunyai bagian terburuk dalam hidup, biarkanlah. Lupakan lalu lanjutkan kembali hidup Anda.

18.  Perubahan Itu Manis

“Perubahan dalam segala hal adalah hal yang manis.” ( Aristoteles)

Setiap manusia pernah mengalami perubahan. Baik itu perubahan ke arah yang lebih baik maupun buruk. Sebenarnya perubahan itu manusia sendiri yang menentukannya. Namun mereka juga harus bisa bertanggung jawab dengan perubahan tersebut. Mereka akan menemukan hal-hal yang baru dalam perubahan yang dialami.

Ketika orang berubah menjadi lebih baik, maka ia akan tahu bahwa perubahan tersebut mampu mengantarkan menjadi orang yang lebih tenang. Tapi jika perubahannya buruk, maka ia juga akan merasakan berbagai kesulitan dalam dirinya. Setelah itu, ia akan berpikir kembali bahwa perubahan buruk adalah perubahan yang salah. Sehingga pada akhirnya ia berubah kembali menjadi lebih baik. Itulah manisnya perubahan, selalu memberikan efeknya tersendiri.

19.  Rahasia Menjadi Maju

“Rahasia untuk maju adalah memulai.” (Mark Twain)

Jika Anda ingin menjadi orang yang sukses, maka ikutilah motto dari Mark Twain ini. Anda tak akan pernah bisa mencapai kesuksesan jika tidak memulai sesuatu. Keluarlah dari zona nyaman dan carilah hal-hal yang Anda sukai. Mulailah untuk melakukannya sekarang juga.

Jangan tunda-tunda sesuatu yang ingin dimulai. Ketika Anda menunda-nundanya, maka kesuksesan Anda pun juga akan tertunda. Maka dari itu, jangan ragu dan mulai saja apapun hal yang diinginkan. Ikuti selalu kata hati Anda.

20.  Mimpi Adalah Hal Terpenting

“Mimpi itu penting untuk hidup.” (Rene Descartes)

Mimpi adalah sebuah modal dalam hidup Anda. Anda harus mempunyai mimpi untuk tetap bisa bertahan dalam kehidupan ini. Dengan bermimpi, artinya Anda mempunyai tujuan dan target hidup. Anda ingin menjalani apa yang diinginkan. Begitulah seharusnya sifat yang dimiliki manusia.

Saat mempunyai mimpi yang besar, Anda akan berusaha sekuat mungkin untuk mewujudkannya. Itu berarti Anda mempunyai gairah dalam hidup. Lain halnya jika tidak mempunyai mimpi. Anda pun tak akan tahu apa yang harus dilakukan. Seakan-akan Anda tidak menikmati kehidupan yang sudah diberikan.

Kata-Kata Bijak Terbaru

Bagian yang ini adalah kata-kata bijak terbaru. Kata-kata yang akan tersaji merupakan motivasi dan semangat yang baru, yang mungkin saja belum pernah Anda dengar. Kata-kata bijak ini dapat Anda manfaatkan sebagai motto dalam kehidupan agar tidak mudah menyerah. Karena hidup penuh dengan perjuangan. Daripada penasaran, ini dia kata-kata bijak terbaru untuk tahun 2018 ini :

terbaru

1.  Kehidupan yang Nyata

“Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang kenyataan”. (Pramoedya Ananta Toer)

Maksud dari ungkapan tersebut mempunyai makna yang sangat dalam. Pramoedya ingin menunjukkan bahwa manusia seringkali lupa bahwa kehidupan yang mereka jalani sekarang ini sudah cukup nyata, dibandingkan hanya mengungkapkan kenyataan yang dialami saja. Setiap manusia harusnya lebih fokus pada kehidupan nyata yang mereka jalani saat ini hingga nanti.

2.  Arah Angin Tak Bisa Diubah

“Saya tidak bisa mengubah arah angin, namun saya bisa menyesuaikan pelayaran saya untuk selalu menggapai tujuan saya.” (Jimmy Dean)

Kalimat bijak yang diungkapkan oleh Jimmy tersebut berbentuk kiasan yang mengandung makna yang tersirat. Ia mengungkapkan bahwa ia tidak bisa mengubah arah angin. Yang bisa dilakukannya adalah menyesuaikan pelayaran untuk sampai ke tempat tujuan. Pada kisah yang sesungguhnya, Anda pun juga tak akan dapat mengubah arah angin, karena itu kehendak dari Tuhan. Tuhan yang telah mengatur arah angin. Manusia hanya bisa menyesuaikan pelayarannya dengan arah angin itu, supaya tetap bisa sampai ke tempat yang dituju.

Kalimat di atas mempunyai makna yang sama tentang kehidupan. Takdir diibaratkan menjadi arah angin. Sedangkan penyesuaian pelayaran adalah usaha yang Anda lakukan dalam kehidupan. Anda tidak bisa mengubah takdir Tuhan begitu saja. Melainkan harus melalui usaha-usaha khusus yang gigih. Anda harus berusaha sekuat mungkin agar bisa mencapai tujuan yang diinginkan. Jangan hanya berdiam diri atau Anda hanya akan terbawa arus kehidupan yang tak tentu arahnya.

3. Hidup Itu Sebenarnya Sederhana

“Hidup itu sederhana, tapi kita yang membuat hidup jadi rumit.” (Confisius)

Sebenarnya hidup di dunia ini mudah dan sangat sederhana. Namun kadang manusianya sendiri yang sering membuatnya lebih rumit. Kemudahan itu misalnya, ada hal yang tidak sesuai dengan pemikiran, ungkapkan saja agar mendapat kejelasan. Tapi biasanya manusia tak akan melakukannya begitu saja. Jika mendengar sesuatu yang tak sesuai dengan pemikirannya, ia hanya diam. Kemudian memikirkan hal itu sendiri dan mencampurkannya dengan berbagai kemungkinan. Pada akhirnya dia yang pusing dengan segala pemikirannya..

Contoh yang lebih sederhana. Anda sedang main ke rumah teman, kemudian ia menawarkan makan siang. Anda menolak dengan halus dan mengatakan jika baru saja makan dari rumah. Padahal Anda memang sedang lapar saat itu. Hanya merasa gengsi dan malu saja kalau harus makan di rumah orang lain. Akibatnya, Anda kelaparan sendiri.

4. Ringankan Dunia dengan Cinta

“Dunia itu berat, makanya butuh cinta untuk meringankannya.” (Ridwan Kamil)

Anda pasti sudah tahu bahwa kehidupan ini keras dan berat. Tak mudah menjalani kehidupan dengan segala masalah kompleks yang ada di dalamnya. Anda harus memiliki jiwa dan hati yang kuat untuk menghadapinya. Namun, sekuat-kuatnya manusia, ia bisa melemah. Manusia tak ada yang selamanya kuat. Oleh karena itu, manusia membutuhkan sesuatu yang bisa meringankan dunianya, yaitu cinta.

Rasa cinta yang tumbuh di dalam hati manusia bisa membuat apa saja yang dihadapinya terasa mudah. Cinta ini tak hanya berlaku bagi sepasang insan laki-laki dan perempuan, tapi juga berlaku bagi keluarga maupun sahabat. Ketika Anda mencintai dan mendapatkan cinta mereka, maka Anda akan mengubahnya menjadi kekuatan untuk menghadapi ganasnya kehidupan.

5. Habiskan Kegagalan di Masa Muda

“Setiap orang punya jatah gagal. Habiskan jatah gagalmu, ketika kamu masih muda.” (Dahlan Iskan)

Sebuah kegagalan adalah suatu hal yang biasa. Jangan takut jika Anda merasa gagal. Bukan berarti kegagalan itu akan berlangsung selamanya. Justru Anda harus segera bangkit dan memulainya kembali. Jangan pernah menyerah pada hal baru, selama Anda masih muda.

Usia muda adalah usia yang tepat untuk mencoba hal-hal baru. Lakukanlah apapun yang Anda sukai. Ketika gagal, langsung berdiri dan bangkit lagi. Sah-sah saja mengalami banyak kegagalan di usia muda. Karena setelah itu Anda akan semakin belajar dari kegagalan yang pernah dialami. Sehingga ketika sudah beranjak tua, hanya ada kesuksesan yang datang.

6. Jadikan Keluarga Sebagai Tempat Untuk Kembali

“Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis, maupun ketika bisnis semakin menguras waktu dan tenaga.” (Bob Sadino)

Keluarga adalah sebuah anugerah yang telah Tuhan berikan kepada seluruh umat manusia. Keluarga mempunyai efek yang luar biasa dalam menentukan kehidupan kita di masa yang akan datang. Karena manusia pasti tumbuh dalam sebuah keluarga. Entah itu keluarga kandung atau bukan. Manusia pasti memiliki orang-orang yang mereka sebut sebagai keluarga.

Oleh karena itu, ketika Anda merasa sedang down atau sedih dalam hal pekerjaan, maka kembalilah pada keluarga. Mereka akan selalu memberikan semangat dan dukungan terhadap apapun yang Anda lakukan. Setelah itu, Anda pasti akan merasakan aliran energi yang besar dari dalam diri sekaligus ketenangan dari sebuah keluarga.

7. Menyepi Itu Penting

“Menyepi itu penting. Supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian.” (Emha Ainun Nadjib)

Keramaian tak selalu menjadi hal yang bagus. Ada kalanya Anda membutuhkan rasa sepi dan menyendiri. Kesendirian ini bukan berarti Anda tidak ingin bergabung dengan orang-orang di sekitar. Bukan berarti Anda mengabaikan semua orang. Hanya saja, ketika menyendiri di kala sepi, pikiran menjadi lebih jernih. Anda bisa berpikir dengan baik dan mengintrospeksi diri sendiri. Apa saja kesalahan yang dialami dan apa saja yang dunia inginkan.

Dengan melakukan kegiatan ini, Anda juga jadi bisa memutuskan apa langkah selanjutnya yang harus diambil. Anda jadi tahu apa inti dari kehidupan. Sehingga, Anda tidak akan merasa berkecil hati lagi. Anda akan menemukan petunjuk untuk kehidupan yang selanjutnya.

8. Jangan Lari Dari Masalah

“Jika memang hujan itu masalah buatmu, mestinya kau menghadapinya langsung, bukan malah menghindarinya dengan memakai payung. Kau tidak menikmati hidup jika terus lari dari masalah.” (Bernard Batubara)

Kalimat yang diungkapkan oleh Bernard tersebut juga menggunakan kiasan yang maknanya tersirat. Orang banyak yang menghindari hujan karena takut hujan yang mengenainya akan membuatnya terkena penyakit. Payung digunakan untuk melindungi diri. Hujan tersebut diibaratkan dengan suatu masalah yang dihadapi oleh manusia. Ketika manusia mempunyai masalah, tak seharusnya mereka menghindarinya. Masalah harus dihadapi agar Anda bisa menemukan penyelesaiannya.

Sedangkan di kalimat terakhir, Bernard menunjukkan arti yang sebenarnya. Dia mengatakan bahwa orang tak akan menikmati hidup ketika lari dari masalah. Masalah yang datang bukan berarti mala petaka. Hal itu adalah sebuah ujian baru dalam hidup. Jadi, Anda harus menghadapinya dengan baik, bahkan menikmatinya.

9. Dunia Ini Untuk Memenuhi Kebutuhan Manusia

“Dunia ini cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia, bukan untuk memenuhi keserakahan manusia.” (Mahatma Gandhi)

Manusia memang dikenal sebagai makhluk yang tidak pernah merasa puas. Mereka selalu menginginkan yang lebih dan tidak ada habisnya. Padahal keserakahan tersebut yang membuat dunia ini mengalami kebinasaan. Hal ini sesuai dengan yang dikatakan oleh Mahatma Gandhi dalam kata-kata bijaknya tersebut. Semua yang ada di dunia ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia. Jadi, kita sebagai manusia harus menggunakan sumber alam yang ada sesuai kebutuhan saja.

Sedangkan dunia ini tak cukup jika harus mengikuti keserakahan manusia. Ketika semua manusia serakah, maka tidak akan ada lagi yang tersisa. Pada akhirnya mereka tidak akan mendapatkan apapun. Sehingga semua yang tersedia di dalam dunia ini habis tak bersisa. Kemudian dunia ini akan hancur dengan sendirinya.

10.  Dunia Banyak Kehilangan Para Ahlinya

“Agar bisa menanjak di dunia ini, kau harus menjadi sarjana. Dan begitulah ceritanya sehingga dunia kehilangan banyak petani, pembuat roti, pedagang barang antik, pemahat, dan penulis hebat.” (Paulo Coelho)

Kemajuan di era modern ini menuntut para manusia untuk tumbuh dengan cerdas. Karena hal inilah manusia berlomba-lomba untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin, minimal sampai dengan sarjana. Semua orang-orang cerdas itu digunakan agar bisa membuat karya dalam bentuk teknologi baru. Teknologi-teknologi tersebut memang dibuat demi kemudahan hidup manusia.

Akan tetapi, sadarkah manusia bahwa kemajuan teknologi tersebut dapat mengikis keberadaan profesi-profesi lainnya? Misalnya para petani, pembuat roti, pedagang barang antik, pemahat dan penulis hebat, seperti yang dikatakan oleh Paulo. Profesi-profesi tersebut memang tampak sederhana, tapi peran mereka sangat dibutuhkan. Jarang yang menghargai mereka, padahal mereka memegang fungsi yang besar dalam dunia.

11.  Pertanyaan Tentang Keterpurukan yang Menjadi Akhir Perjalanan Hidup

“Ketika gemuruh ombak batin tak menentu dan kita merasa kehilangan harapan dan daya. Berpikirlah bahwa, ‘apakah keterpurukan adalah akhir perjalanan hidup?’”. (Anne Avantie)

Manusia seringkali mengalami tahap kegundahan dan kegelisahan. Dimana hati mereka rasanya sesak dan penuh. Sehingga sudah tidak ada lagi energi yang mengisi. Harapan pun otomatis menjadi sirna. Mereka seakan merasa lemah dan tak berdaya menghadapi kehidupan yang tak menentu ini. Tapi, hal ini tak boleh terus terjadi. Anda tak akan mendapatkan apa-apa dengan sikap yang seperti ini.

Melalui kalimat bijaknya, Anne Avantie ingin mengungkapkan bahwa Anda harus bertanya lagi pada diri sendiri ketika mengalami keterpurukan. Tanyakan apakan keterpurukan merupakan akhir dari perjalanan hidup? Tentunya tidak. Anda harus mempunyai pemikiran yang positif dan semangat hidup. Anda pasti tak mau berakhir dengan keterpurukan. Akhir harus berupa kebahagiaan. Jadi terus berjuanglah untuk meraih kebahagiaan.

12.  Urusan dengan Jiwa yang Rumit

“Tidak pernah saya berurusan dengan sesuatu yang lebih sulit daripada jiwa saya sendiri. Kadang-kadang membantu saya dan kadang-kadang menentang saya.” (Abu Hamid Al Ghazali)

Kalimat yang diungkapkan oleh Abu Hamid tersebut sebenarnya mewakili perasaan banyak manusia. Anda pasti juga pernah mengalami hal ini. Bertengkar dengan diri sendiri. Memang menghadapi diri sendiri ternyata jauh lebih sulit daripada menghadapi orang lain. Karena Anda harus berkonflik dengan batin sendiri. Terkadang sebuah pemikiran yang baik muncul dan bisa membantu kehidupan Anda. Namun, terkadang ada juga pemikiran yang bertentangan dengan hati nurani.

Jika Anda mengalami konflik batin yang cukup kuat, hal ini hanya tergantung bagaimana dengan keputusan sikap yang akan Anda ambil. Akan lebih baik jika Anda menuruti kata dari hati nurani. Karena hati nurani merupakan bisikan terbaik yang bisa menuntun Anda pada kebenaran. Jadi, Anda tak akan tersesat kemana-mana.

13.  Antara Motivasi dan Kebiasaan

“Motivasi adalah sesuatu yang membuat Anda mulai melangkah. Kebiasaan adalah apa sesuatu yang membuat Anda tetap melangkah.” (Tung Dasem Waringin)

Kalimat bijak tersebut mengungkapkan dua kata yang mempunyai definisi cukup berbeda. Tentang motivasi dan kebiasaan. Motivasi dapat dikatakan sebagai sebuah dukungan dan rasa semangat yang ada dalam diri sendiri atau diberikan oleh orang lain. Motivasi ini berguna sebagai alat pemacu agar Anda segera memulai untuk melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan Anda.

Sedangkan kebiasaan dapat diartikan sebagai kegiatan yang selalu dilakukan secara berulang-ulang. Karena kebiasaan tersebutlah Anda terus melanjutkan kehidupan dan melangkah dengan baik. Contohnya adalah ketika Anda mempunyai kebiasaan bangun pagi. Maka setiap hari Anda bisa bangun pagi tanpa kesulitan. Setelah bangun pagi, Anda bisa melakukan berbagai kegiatan lain untuk meneruskan hidup.

14.  Tersenyum Agar Bahagia

“Jangan menunggu bahagia baru tersenyum. Tersenyumlah, dan Anda akan merasa bahagia.” (Merry Riana)

Tanpa Anda sadari, bahwa kebahagiaan itu sebenarnya berasal dari diri Anda sendiri. Anda mungkin terlalu banyak memikirkan masalah yang dihadapi, sehingga kadang lupa bagaimana caranya untuk bahagia. Akibatnya, Anda selalu memasang wajah yang kurang menyenangkan. Anda jadi tak pernah tersenyum. Padahal senyuman sendiri bisa meredakan stres dan meredam emosi yang ada di dalam jiwa.

Oleh karena itu, jangan menunggu bahagia dulu untuk bisa tersenyum. Seperti yang dikatakan oleh Merry Riana. Tersenyumlah, dan Anda akan merasa bahagia. Artinya, untuk bisa bahagia, Anda hanya harus tersenyum. Tersenyum dulu, baru Anda bisa merasakan efek yang luar biasa. Jangan lupa tersenyum supaya mempunyai kekuatan dalam menghadapi kehidupan ini.

15.  Hubungan Sejati Bisa Ditemukan Melalui Kedamaian Diri

“Kau bisa menemukan hubungan sejati dengan orang lain, hanya jika kau telah menemukan kedamaian dalam dirimu sendiri.” (Erni Mangold)

Tak jarang orang yang merasa dirinya selalu gagal dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Entah itu tentang keluarga, kerabat, teman dekat, maupun masalah cinta. Jika sudah begini, maka Anda harus memeriksa diri sendiri. Introspeksi diri Anda, apakah ada yang salah di dalamnya. Mungkin saja ada, namun Anda belum menemukannya.

Jawabannya adalah kedamaian dalam diri. Ketika Anda bisa menemukan kedamaian dalam diri sendiri, maka Anda dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang lain. Kedamaian diri berhubungan dengan ikatan batin Anda dengan orang lain. Sehingga, setelah Anda bisa merasakan kedamaian dalam diri, maka tak lama Anda juga akan menemukan hubungan yang sejati dengan orang lain.

Kata-Kata Bijak Mario Teguh

Kemudian kita akan membahas kata-kata bijak yang pernah diucapkan oleh Mario Teguh. Seperti yang kita ketahui, bahwa Mario Teguh adalah seorang motivator dan konsultan Indonesia yang sangat terkenal. Beliau terkenal memiliki golden ways dengan kata-kata bijak yang dimilikinya tersebut. Masyarakat Indonesia sendiri pun banyak yang menggunakan kata-katanya sebagai penyemangat dalam hidupnya. Langsung saja yuk kita intip seperti apa kata-kata bijak dari Mario Teguh ini

mario teguh

Jakartaglobe.id

1. Jangan Sampai Kehilangan Kepercayaan Diri

“Janganlah kehilangan rasa percaya diri, hanya karena komentar jiwa-jiwa kecil yang iri dengan kebaikan hidupmu.” (Mario Teguh)

Kalimat dari Mario Teguh di atas menunjukkan bahwa sebagai manusia, kita tak boleh kehilangan rasa percaya diri. Apapun yang kita lakukan, meskipun itu adalah kebaikan, akan ada saja orang yang tidak menyukainya. Akan tetap ada orang yang berkomentar tidak baik tentang diri kita sendiri.

Tugas kita adalah mengabaikan semua perkataan tersebut. Jangan biarkan komentar-komentar orang lain tersebut mengganggu hidup Anda. Yang terpenting adalah Anda harus selalu yakin bahwa kebaikan yang ditanam, akan Anda tuai suatu saat nanti. Jadi, jangan khawatirkan apapun yang orang lain bicarakan.

2. Jangan Cintai Orang Lain Yang Mengabaikan Perasaan Kamu

“Cinta itu tentang perhatian. Bagaimana mungkin kamu yang cerdas, bisa mencintai orang yang mengabaikanmu?” (Mario Teguh)

Cinta kadang-kadang sebuah perasaan yang rumit. Anda bisa sangat mencintai seseorang, sedangkan orang lain tidak demikian. Tak apa jika Anda memang menyukainya, tapi apa jadinya jika orang tersebut mengabaikan Anda? Sikap seperti telah menunjukkan bahwa orang tersebut tidak tertarik dengan Anda. Ia tak ingin Anda hadir dalam hidupnya.

Tentu Anda merasakan sakit bukan ketika diperlakukan seperti ini? Jangan jadikan rasa cinta sebagai alasan untuk bertahan. Anda pantas mendapatkan orang lain yang memiliki perhatian besar dan menghargai Anda. Jauhi orang yang mengabaikan Anda. Karena orang tersebut tak akan peduli dengan keadaan atau kegiatan apapun yang Anda lakukan.

3. Laki-Laki Selalu Memilih Perempuan yang Baik

“Senakal-nakalnya laki-laki, dia akan memilih perempuan baik-baik untuk menjadi Ibu bagi anak-anaknya.” (Mario Teguh)

Banyak orang yang menilai ketika melihat laki-laki yang perangainya kurang baik, dia pasti akan memilih pasangan dengan sifat sama. Padahal tidak sepenuhnya benar. Laki-laki mempunyai sikap yang nakal untuk sementara, tapi dia tetap memikirkan masa depannya. Meskipun sikapnya belum baik, dia tak ingin mengambil risiko untuk mempunyai pasangan yang tak baik pula.

Jadi, para lelaki ini tetap akan memilih wanita baik-baik sebagai pendamping hidupnya. Karena selain bisa mengingatkannya, perempuan yang baik tentu akan bisa menjadi ibu yang baik pula. Laki-laki juga tak ingin anaknya mempunyai sikap yang buruk. Maka dari itu, dia akan tetap memilih wanita yang baik-baik untuk mengisi hidupnya.

4. Harapan Dari Tuhan Untuk Manusia

“Tuhan tidak mengharuskan kita sukses, Tuhan hanya mengharapkan kita mencoba.” (Mario Teguh)

Manusia yang mempunyai ambisi tinggi biasanya selalu mengejar kesuksesan dalam hidupnya. Ia berusaha keras agar memperoleh kesuksesan di dunia ini. Ia lupa bahwa Tuhan tidak mengharuskan kita untuk hidup penuh kesuksesan. Yang Tuhan inginkan dari manusia adalah terus mencoba. Karena bagaimanapun juga, proses adalah hal yang paling penting, bukanlah hasil.

Jika kesuksesan tersebut adalah hasil, maka terus mencoba adalah proses. Saat Anda terus mencoba segala hal baru dalam hidup, Anda akan terus mendapatkan pelajaran baru. Sehingga Anda tidak akan menyia-nyiakan hidup. Anda jadi tahu apa yang harus dilakukan. Karena manusia memang tidak pernah lepas dari proses belajar. Itulah mengapa terus mencoba lebih penting dari sebuah kesuksesan.

5. Mengalah dan Meminta Maaf Adalah Cara Terbaik

“Kadang mengalah dan meminta maaf itu lebih baik daripada menjelaskan segalanya kepada orang yang tak mau mengerti.” (Mario Teguh)

Pernahkah Anda berbuat kesalahan? Tentunya pernah. Manusia tak luput dari kesalahan. Hal yang kita lakukan setelah berbuat salah adalah dengan meminta maaf. Tapi apa jadinya jika bukan Anda yang bersalah? Misalnya saja terjadi suatu konflik antara Anda dan sahabat Anda. Konflik tersebut terjadi bukan karena kesalahan Anda, tapi ada situasi tak terduga yang membuat sahabat Anda salah paham.

Anda tahu betul tentang karakternya yang sulit untuk memahami situasi orang lain. Cara yang paling pas dalam menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan mengalah dan meminta maaf. Tak ada salahnya untuk meminta maaf meskipun Anda tidak bersalah. Hal ini membuktikan bahwa Anda masih menghargai persahabatan dengannya.

6. Menangis Dalam Penderitaan

“Menangislah dalam deritamu jika engkau ingin menangis, karena air mata adalah doa di saat engkau tak mampu berbicara.” (Mario Teguh)

Ketika sedang diterpa masalah, mungkin Anda akan merasakan kesedihan, kekecewaan, amarah dan sebagainya. Sehingga Anda sudah merasa tidak kuat menahan beban di dalam diri. Jika sudah seperti ini, lepaskanlah. Menangislah jika Anda ingin menangis. Tak ada yang salah dengan menangis. Tangisan ini mewakili perasaan Anda yang tak dapat terungkap.

Menangis sendiri juga bisa menenangkan jiwa dan pikiran Anda. Setelah menangis Anda akan merasa lebih baik, seakan semua masalah sudah terangkat. Jadi, jangan malu untuk menangis. Karena menangis sangatlah manusiawi.

7. Sikap Seorang Pemimpin

“Jika engkau ingin menjadi pemimpin, jangan pernah mengabaikan keharusanmu untuk melayani bagi kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan mereka yang kau pimpin.” (Mario Teguh)

Setiap orang pastinya memiliki impian dan keinginan. Apakah keinginan Anda? Jika Anda ingin menjadi seorang pemimpin, maka tunjukkanlah bagaimana sikap pemimpin yang baik. Kadang orang salah mengartikan tugas pemimpin. Bagi orang-orang yang tak memiliki kepedulian yang tinggi, bagi mereka pemimpin adalah seseorang yang kedudukannya paling tinggi. Pemimpin bisa melakukan apa saja dan memerintahkan apa saja.

Tentu pendapat seperti ini salah. Pemimpin adalah wakil dari orang-orang yang dipimpinnya. Ia mewakilkan diri untuk bisa maju dan memberikan kekuatan bagi timnya. Pemimpin yang baik tentu harus mengayomi, mengasihi, memiliki kepedulian, dan selalu mencoba menyejahterakan timnya. Seperti itulah sikap pemimpin yang seharusnya.

8. Tidak Ada Ragu, Bergeraklah

“Sesungguhnya engkau tidak dilahirkan untuk diam dalam keraguan. Hari ini, lebih bergeraklah.” (Mario Teguh)

Anda diberi hidup karena Anda harus tahu apa makna hidup yang sesungguhnya. Ketika Anda tidak berani melakukan apapun, maka Anda tak bisa disebut dengan hidup. Hidup harus mempunyai tujuan dan rangkaian rencana dalam mencapai tujuan tersebut. Anda akan mengerti bagaimana proses kehidupan, saat Anda terus bergerak dan melakukan hal-hal yang baru.

Dengan demikian, janganlah jadi manusia yang penuh keraguan. Buang rasa ragu itu dan yakinkan pada diri sendiri bahwa Anda pantas mendapatkan apa yang diimpikan. Semua itu untuk kebaikan diri Anda sendiri. Saat Anda hanya berdiam dan ragu, maka tidak ada nilai hidup yang dapat dicapai. Segeralah lakukan apapun yang menurut Anda baik dan mendatangkan kedamaian dalam hidup.

9. Wanita Bijak yang Seperti Angsa

“Wanita bijak seperti angsa diatas air. Anggun namun tetap bekerja. Tetap tegar meski terluka.” (Mario Teguh)

Kalimat bijak yang diungkapkan oleh Mario Teguh diatas mencontohkan kedudukan wanita yang seperti angsa. Angsa adalah hewan yang terlihat anggun dan tenang. Begitu pula sifat yang harus dimiliki wanita. Wanita yang ingin tampak lebih bijak haruslah mempunyai sifat-sifat baik bak angsa tersebut. Tetap anggun meskipun ia harus bekerja keras dalam menjalani kehidupan.

Selain itu, wanita yang bijak juga memiliki sifat yang sabar dan tegar dalam keadaan apapun. Biasanya wanita adalah makhluk yang sangat perasa, sehingga jika sedang tersakiti ia akan merasa sangat terluka. Namun, dengan semua rasa luka yang dimiliki, ia tetaplah harus tegar agar dan menjadikannya sebagai kekuatan.

10.  Pukulan dan Kata-Kata

“Pukulan bisa menghancurkan tulang, kata-kata bisa menghancurkan hati.” (Mario Teguh)

Ungkapan di atas sepertinya sederhana, tapi mempunyai makna yang begitu dalam. Mario Teguh menyampaikannya dengan pemilihan kata-kata yang mudah dimengerti. Ia membandingkan dua aktivitas yang serupa tapi dengan arti yang berbeda. Petama, pukulan bisa menghancurkan tulang. Hal ini memang benar adanya. Pukulan yang keras bisa menghancurkan tulang. Dimana sesuatu yang menghancurkan fisik biasanya dapat sembuh dengan sendirinya.

Sedangkan kata-kata bisa menghancurkan hati. Klausa tersebut juga benar adanya. Kata-kata menyakitkan yang keluar dari mulut seseorang, bisa menghancurkan perasaan dan hatinya. Biasanya penyakit hati yang seperti ini, justru lebih sulit disembuhkan. Karena berhubungan dengan batinnya, dimana manusia lebih banyak mengandalkan hatinya.

11.  Jangan Dengarkan Orang Lain

“Setiap orang hidup dalam nasibnya sendiri-sendiri. Lalu mengapakah kita harus mendengarkan orang yang tidak suka melihat kita sukses?” (Mario Teguh).

Setiap manusia yang hidup di dunia ini memang mempunyai porsinya sendiri-sendiri. Kita tentu memiliki takdir dan level ujian yang berbeda-beda. Tidak ada manusia yang memiliki nasib sama persis. Karena kehidupan di dunia ini diukur dari amal dan perbuatan masing-masing, sehingga tak ada hubungannya dengan orang lain. Oleh karena itu, jangan terlalu mendengarkan orang lain yang seringkali berkomentar tidak baik kepada kita semua.

Siapa saja bisa tak suka dengan semua karya yang kita kerjakan. Mungkin dia merasa iri dengan apa yang telah kita raih. Berbangga hatilah ketika mereka membicarakan Anda dengan cara yang tidak baik. Itu artinya, Anda memang telah sukses dan orang tersebut tak bisa mendapatkan kesuksesan yang sama seperti Anda.

12.  Anak Miskin dan Anak yang Kaya

“Anak miskin menjadi kaya karena rajin, anak kaya menjadi miskin karena malas. Dunia ini bulat dan adil.” (Mario Teguh)

Kalimat di atas hanya menunjukkan contoh tentang keadilan di dunia. Bukan berarti semua orang miskin memang sudah rajin, kemudian menjadi kaya, atau anak kaya selalu malas. Semua itu tergantung pada masing-masing individu. Hanya saja sudah banyak kasus yang menunjukkan hal demikian. Anak miskin menjadi kaya karena rajin. Anak miskin tentu kehidupannya berbeda dengan anak kaya. Ia tak bisa memiliki apa yang dimiliki anak kaya. Hidupnya penuh dengan keterbatasan karena ekonomi pun juga terbatas.

Hal inilah yang menjadi motivasi dalam hidupnya. Ia tak ingin terus-terusan menjadi anak miskin. Kemudian ia berjuang dengan keras untuk hidup. Bagaimanapun caranya, ia ingin memperbaiki hidup. Pada akhirnya, ia benar-benar sukses dan menjadi kaya di masa depannya. Sedangkan anak kaya digambarkan pemalas. Ia sudah memiliki segalanya dan bisa melakukan apapun. Akan tetapi, ia terlalu santai dan bergantung pada kekayaannya, tanpa melakukan usaha. Sehingga, di masa yang akan datang, hidupnya berubah 180 derajat. Ia menjadi miskin karena tak pernah mau berjuang.

13.  Tinggalkan Hal yang Tidak Membuat Kuat dan Mandiri

“Apapun yang tidak akan menjadikan Anda kuat dan mandiri di masa depan, tinggalkan.” (Mario Teguh)

Kehidupan manusia di dunia ini begitu mengerikan dan kejam. Semua orang bersaing dengan ketat dan tanpa ampun. Sehingga, setiap manusia membutuhkan bekal sejak ini agar bisa mempersiapkan diri menghadapi dunia di masa yang akan datang. Ketika Anda masih remaja, bekalilah diri dengan sesuatu yang positif, agar Anda bisa bertahan hidup dengan baik. Karena setelah dewasa dan masuk dalam dunia yang sesungguhnya, Anda dituntut untuk bisa survive.

Selagi masih muda, carilah jati diri Anda. Jauhkan semua hal negatif yang tak bisa membuat Anda berdiri dengan kuat dan mandiri nantinya. Misalnya, orang tua memperlakukan Anda dengan manja. Semua yang Anda inginkan dituruti. Ketika Anda dewasa, tak semua hal yang diinginkan akan dituruti. Anda tak bisa bergantung dengan siapapun. Jadi, berilah pengertian kepada orang tua, bahwa Anda tak bisa dimanjakan lagi. Katakan pada mereka jika Anda membutuhkan bekal untuk bertahan hidup.

14.  Memberi Untuk Menerima

“Anda tidak mungkin bisa memberi, tanpa menjadi lebih pantas untuk menerima. Maka, semakin besar yang ingin Anda terima, harus semakin banyak yang Anda berikan. Memberilah. Itu yang menjadikan Anda pantas untuk menerima.” (Mario Teguh)

Hidup ini adalah tentang balasan. Seperti kata pepatah, apa yang Anda tanam, itulah yang Anda tuai. Jika Anda mingin menerima suatu kebaikan yang banyak, maka Anda juga harus memberi yang banyak. Lalu, jika Anda ingin merasa dicintai, maka mencintailah dengan cara yang tulus. Hidup harus selalu seimbang. Tidak bisa berat sebelah. Karena sudah seperti itu hukum alam bekerja.

Jadi, ketika Anda menginginkan suatu penerimaan, pastikan dulu Anda juga pernah memberi sesuatu tersebut. Kehidupan akan semakin indah jika perbuatan yang berkesinambungan tersebut selalu berjalan dengan baik. Maka, kehidupan menjadi lebih tenteram.

15.  Hidup Bukan Hanya Untuk Memiliki

“Kehidupan ini bukan hanya tentang memiliki, tetapi tentang menghargai dan bersyukur atas yang sudah kita miliki.” (Mario Teguh)

Tak sedikit manusia yang jarang bersyukur dengan apa yang dimilikinya sekarang. Mereka terlalu fokus dengan harapan yang ingin digapai, sehingga sering lupa cara untuk bersyukur. Sebenarnya sah-sah saja jika manusia ingin memiliki sesuatu yang belum dimilikinya. Tapi jangan sampai targetnya itu membuatnya menjadi manusia yang terlalu terobsesi.

Manusia seharusnya bersyukur dengan apapun yang telah dimilikinya sekarang ini. Karena belum tentu juga orang lain memiliki apa yang kita miliki. Ketika rasa syukur itu Anda jadikan sebagai kebiasaan, maka Anda akan memperoleh ketenangan jiwa. Tanpa harus memaksakan sesuatu yang memang tak bisa dimilikinya.

Kata-Kata Bijak Islami

Berikutnya adalah tentang kata-kata bijak islami. Sebagai umat manusia yang beriman, tentu kita tak bisa lepas dari agama. Karena agama adalah pondasi dalam setiap kehidupan. Anda juga pasti membutuhkan ketenangan jiwa. Kata-kata bijak islami ini dipenuhi dengan kata-kata penyejuk hati, yang bisa menenangkan jiwa sekaligus memotivasi Anda untuk bangkit. Manusia harus ingat bahwa keimanan dalam dirinya harus ditingkatkan setiap saat. Nah, di bawah inilah kalimat-kalimat bijak Islami yang bisa Anda jadikan sebagai panutan.

islami

1. Perhatikan Ucapanmu Kepada Orang Lain

“Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu.” (Ali bin Abi Thalib)

Manusia memang tempatnya lupa. Kadang ia lupa bahwa tak seharusnya menyakiti orang lain dengan semua perkataannya. Kadang ia tak sadar bahwa perkataannya bisa menjadi bumerang dalam hidupnya. Pikirkanlah baik-baik sebelum bicara. Jangan asal mengeluarkan perkataan yang bisa membuat orang lain terluka. Bayangkan bila perkataan tersebut dikatakan oleh orang lain untuk Anda. Jika Anda sendiri tak menyukainya, sebaiknya jangan katakan hal tersebut pada orang lain. Anda harus menjalin hubungan yang baik dengan siapapun.

2.  Doa Adalah Modal Kehidupan

“Doa adalah modal yang dimiliki semua orang untuk menjadi apapun dan mendapatkan apapun, tanpa memandang jabatan, status, kekayaan bahkan bentuk fisik.” (Yusuf Mansur)

Sebagai manusia yang beragama, Anda tentunya tahu bahwa doa memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan. Tanpa adanya doa, semua akan terasa hampa. Tak ada yang bisa diraih dan tak akan ada kehidupan yang berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, apapun yang Anda inginkan dan apapun harapannya, berdoalah. Karena kehidupan ini hanya sementara. Dunia ini milik Tuhan. Beliaulah yang menciptakan semua yang ada.

Tidak berdoa sama saja menandakan bahwa Anda adalah makhluk hidup yang angkuh. Seakan-akan tidak membutuhkan Tuhan dan tak berusaha melibatkan-Nya. Padahal Tuhan yang telah menciptakan Anda dengan segala kebaikan yang ada. Berdoa bisa menjadi kekuatan dalam hidup, jadi jangan lelah berdoa dan percayalah pada kuasa-Nya.

3. Jangan Merendahkan Orang Lain

“Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain.” (Achmad Mustofa Bisri)

Kita semua hidup berdampingan dengan orang lain. Manusia tak bisa benar-benar hidup sendiri tanpa orang lain. Karena sejatinya kehidupan adalah tentang saling. Saling mengasihi, saling memberi, saling mempercayai, saling menyayangi, dan sebagainya. Maka dari itu, janganlah menyakiti orang lain dengan cara apapun. Apalagi merendahkannya. Setiap manusia tidak ada yang sempurna. Mereka pasti memiliki kelemahan masing-masing.

Janganlah bersikap sombong seakan diri sendiri adalah makhluk yang paling sempurna. Ketika kamu merendahkan orang lain, maka itu tak akan menjadikanmu hebat. Kerendahan yang ada pada dirimu masih tetap ada. Levelmu tidak berubah menjadi naik. Tak ada gunanya menghina sesama. Justru Anda harus saling mendukung agar tercipta kehidupan yang harmonis.

4.  Kebaikan dan Kejelekan

“Kebaikan selalu mendatangkan ketenangan, sedangkan kejelekan selalu mendatangkan kegelisahan.” (Aa Gym)

Manusia mempunyai hati nurani yang selalu membisikkan kebaikan. Akan tetapi, seringkali kita mengabaikan bisikan dari nurani dan lebih menuruti hawa nafsu yang menguasai. Anda pasti pernah merasakan bahwa kebaikan yang dilakukan akan membawa ketenangan dalam hidup. Sedangkan suatu hal yang jelek justru menimbulkan kegelisahan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena kita tahu bahwa kejelekan adalah perbuatan yang salah. Namun, kita tetap melakukannya.

Padahal setiap kali kita akan berbuat sesuatu yang jelek, hati nurani pasti melarangnya. Kita sudah tahu apa yang harus dilakukan, tapi selalu menepisnya. Mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja. Kegelisahan itu akan mendatangkan keburukan. Jadi, ikutilah kata hatimu. Berbuatlah kebaikan agar memperoleh ketenangan dan kedamaian jiwa.

5. Perasaan Bangga dan Menyesal Atas Keberhasilan dan Kegagalan

“Saya tidak bangga dengan keberhasilan yang tidak saya rencanakan sebagaimana saya tidak akan menyesal atas kegagalan yang terjadi di ujung usaha maksimal.” (Harun Al Rasyid)

Sebuah keberhasilan dan kesuksesan akan bisa dinikmati dengan baik apabila Anda telah berusaha sebaik mungkin. Hal ini patut dirasakan sebagai balas jasa atas perjuangan yang telah dilakukan. Tapi apa yang terjadi jika keberhasilan dan kesuksesan tersebut terjadi di saat Anda tak pernah merencakannya? Mungkin Anda memang senang, tapi tak bisa bangga, karena hal tersebut bukanlah sesuatu yang diinginkan.

Begitu juga dengan kegagalan. Kita selalu merasakan penyesalan yang teramat dalam dengan segala kegagalan yang dialami. Tapi sebelum menyesal, seharusnya kita patut berkaca diri dulu, seberapa besar usaha yang dilakukan. Jika kita sudah berusaha semaksimal mungkin, namun tetap gagal, itu namanya takdir. Tuhan sudah mengaturnya dengan baik. Jadi, tak ada yang perlu disesali.

6. Ilmu Harus Diamalkan Agar Tidak Hilang

“Ilmu menginginkan untuk diamalkan. Apabila orang mengamalkannya, maka ilmu itu tetap ada. Namun sebaliknya, jika tidak diamalkan, maka ilmu akan hilang dengan sendirinya.” (Sufyan Ats-Tsauri)

Di seumur hidup yang pernah dijalani, Anda tentu mendapatkan ilmu yang banyak. Baik itu yang diperoleh dari bangku sekolah, maupun yang tidak. Ilmu banyak sekali cabangnya dan juga banyak manfaatnya. Akan tetapi, kebanyakan manusia tak mengamalkan ilmu yang dimilikinya. Padahal ilmu itu berguna bagi kehidupannya sekarang maupun masa yang akan datang.

Ilmu yang hanya didiamkan saja akan menjadi sia-sia. Karena Anda tak membagikannya dengan orang lain dan tidak mempraktekkan apa yang diketahui. Inilah mengapa lama-kelamaan ilmu menjadi hilang dengan sendirinya. Hanya mengingat ilmu saja tidak cukup. Anda harus mengamalkannya agar fungsinya selalu mengalir dan Anda tidak mudah melupakannya. Jadi, ketika memiliki ilmu yang dirasa memberikan kebaikan hidup, amalkanlah agar semua manusia juga mengikutinya.

7. Manusia Harus Siap Menghadapi Kematian

“Aku tahu kematian itu selalu mengintip setiap saat, sehingga aku bersiap-siap menghadapinya.” (Syaikh Hasan Al Bashri)

Kematian itu sifatnya mutlak. Semua yang hidup akan mati. Namun, tentang kapan dan bagaimana kematian itu terjadi, hanya Tuhan yang tahu. Manusia tak bisa meramalkannya dengan cara apapun. Karena perbuatan tersebut termasuk mendahului kehendak-Nya. Yang bisa manusia siapkan hanyalah bekal untuk kematiannya. Sebab, setelah kematian, ia akan langsung berhadapan dengan Tuhannya. Ia akan mendapatkan balasan atas semua perbuatan yang pernah dilakukan semasa hidupnya.

Manusia yang tak mempersiapkan bekalnya untuk kematian berarti hidupnya sudah sia-sia. Padahal setelah kematian, tak ada manusia yang bisa menolongnya. Hanya amal sholehlah yang menjadi penolongnya. Oleh karena itu, berhentilah untuk selalu memikirkan dunia yang sementara ini. Sebab, kematian bisa mendatangi kita kapan saja dan dimana saja. Tanpa pandang bulu.

8. Kunci Kenikmatan Adalah dari Kesabaran

“Aku telah membuktikan bahwa kenikmatan hidup itu ada pada kesabaran kita dalam berkorban.” (Umar bin Khattab)

Kesabaran membawa kenikmatan. Ungkapan seperti itu pastilah sudah sering Anda dengar. Tuhan pun akan menjanjikan balasan yang lebih daripada Anda kira, ketika Anda bisa bersabar dalam menghadapi segala ujian maupun rintangan. Karena hidup adalah tentang pengorbanan. Ada saja pengorbanan yang harus dilakukan. Demi mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan kesabaran di atas pengorbanan.

Ketika kita mengorbankan sesuatu, berarti kita telah bersungguh-sunggun untuk mendapatkan yang diinginkan. Sedangkan bila pengorbanan tersebut ditambah dengan kesabaran, pasti Tuhan akan melebihkan terwujudnya keinginan tersebut, sebagai balasan atas apa yang sudah Anda jalani dengan keikhlasan hati.

9. Manusia Lemah Adalah yang Menyia-nyiakan Sahabatnya

“Selemah-lemahnya manusia ialah orang yang tak mau mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang menyia-nyiakan sahabat yang telah dicari.” (Khalifah Ali bin Abi Thalib)

Sahabat adalah orang yang selalu ada dan mendukung Anda dalam setiap keadaan. Sahabat bisa menjadi pendengar, penasehat, pendukung, pengingat dan semua kebaikannya yang membuat Anda tetap semangat menjalani hidup. Tanpa sahabat, manusia tak ada gunanya. Hatinya mengeras karena tak ada tempat untuk berbagi suka maupun duka.

Hal inilah yang membuat manusia menjadi lemah. Seringkali manusia dengan angkuhnya bahwa ia tak membutuhkan siapapun, sekalipun seorang sahabat. Padahal kenyataannya ia kesepian. Namun rasa angkuh dan gengsi sudah menguasainya. Semandiri apapun dirinya, ia tetap membutuhkan sahabat, walaupun hanya seorang saja. Tanpa adanya sahabat, hidup tak ada artinya lagi. Sebab, hidup bukan hanya tentang diri sendiri, melainkan juga tentang orang lain.

10.  Bersabarlah Terhadap Kebencian

“Untuk dapat apa yang kau suka, kau mesti dahulu bersabar dengan apa yang kau benci.” (Imam Al-Ghazali)

Tak semua hal yang dilakukan manusia adalah sesuatu yang disukainya. Ada beberapa situasi yang mengharuskan ia berhadapan dengan hal yang tidak disukai, bahkan dibenci. Tapi, semua itu adalah pengorbanan yang harus dilewati. Lalu ketika Anda menjalaninya dengan sabar, maka balasan yang baik akan segera datang.

Untuk itu, Anda tidak boleh menyerah. Kejar apapun yang Anda sukai, meskipun agar mendapatkannya Anda harus melalui hal-hal yang tidak disukai. Pasti Anda akan mendapatkan ganjaran yang berkali-kali lipat setelahnya.

11.  Sibuklah Agar Tidak Mencari-cari Kekurangan Orang Lain

“Barang siapa sibuk dengan dirinya sendiri maka orang tersebut akan jauh dari mencari kekurangan orang lain.” (Abu Sulaiman Ad-Darani)

Mencari-cari kekurangan orang lain adalah perbuatan yang sia-sia belaka. Karena setiap manusia sudah memiliki kekurangannya masing-masing. Jadi untuk apa mencari kekurangan orang lain? Hal itu juga tak akan menguntungkan Anda sama sekali. Dengan kekurangan orang lain tersebut, tak membuat Anda bertambah kebaikannya. Justru sikap itu akan semakin menampakkan kejelekan Anda.

Perbuatan semacam ini memang sulit dilakukan. Sebab manusia lebih sering menuruti hawa nafsunya. Tapi Anda bisa coba untuk menghindarinya. Dengan cara menyibukkan diri sendiri. Sibuklah dengan segala aktivitas yang dilakukan. Cari cara agar Anda tidak memiliki celah untuk mencari-cari kekurangan orang lain.

12.  Kemarahan Bisa Dilihat Dari Sikap dan Lisannya

“Marahnya orang yang mulia bisa terlihat dari sikapnya, dan marahnya orang yang bodoh terlihat dari ucapan lisannya.” (Imam Syafi’i)

Kalimat bijak yang diucapkan Imam Syafi’i di atas menunjukkan derajat manusia yang sesungguhnya. Siapapun pasti pernah merasakan amarah. Karena perasaan ini sangat wajar dialami. Tapi, marahnya setiap orang tidaklah sama. Untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya kepribadian orang tersebut, Anda bisa melihat dari kemarahannya.

Baca juga: Kumpulan Kata Mutiara Islami Untuk Pendidikan Anak

Orang yang mulia dan penyabar, marahnya adalah diam. Mengendalikan amarah itu sangatlah sulit. Jadi ketika orang tersebut marah dengan diam, artinya ia menghargai hubungannya terhadap sesama manusia. Sehingga ia tak ingin ada yang tersakiti akibat dari kemarahannya. Sedangkan orang yang marah dengan memaki-maki dan menggunakan lisannya, berarti ia hanyalah manusia yang bodoh. Karena tak bisa menghargai sesama manusia dan tak memikirkan perasaan orang lain.

Semua kata-kata bijak di atas adalah sebagai contoh agar Anda bisa mengambil manfaatnya untuk diri sendiri dan orang lain. Meskipun hanya teruntai dari kata-kata sederhana menjadi sebuah kalimat, tapi percayalah, ada pesan yang ingin disampaikan. Demi keberlangsungan hidup manusia yang penuh dengan rasa semangat yang tinggi. Karena manusia harus saling mendukung satu sama lain.

Leave a Reply