Ada Berapa Iklim di Bumi? Cari Tahu, Yuk!

Tahukah kamu bahwa di dunia ini kita tidak hanya memiliki iklim tropis? Ternyata iklim di dunia terbagi menjadi 4 macam, yaitu iklim tropis, subtropis, sedang dan dingin. Letak astronomis yang berbeda di setiap wilayah akan memengaruhi kondisi iklim di dunia. Mari kita membahas 4 macam iklim yang ada di bumi ini!

1. Iklim Tropis

iklim

Gambar Oleh: Gambar oleh iqbal nuril anwar dari Pixabay

Pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan iklim yang satu ini, kan? Indonesia merupakan salah satu negara yang beriklim tropis. Negara lainnya yang memiliki iklim tropis adalah Filipina, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Kongo selalu mendapat sinar matahari yang bersinar sepanjang tahun. Ciri lain dari tropis yaitu mempunyai curah hujan yang tinggi, rata-rata suhu udara yang juga tinggi, dan tekanan udara yang rendah.

Negara yang memiliki iklim tropis sebagian besar wilayahnya terletak di garis khatulistiwa. Daerah ini berada di garis 23,5 derajat Lintang Utara dan 23,5 derajat Lintang Selatan. Iklim tropis dibedakan menjadi iklim tropis kering seperti daerah gurun pasir dan iklim tropis basah untuk daerah yang lembap.

2. Iklim Sub-Tropis

iklim

Gambar Oleh: Gambar oleh Frank Winkler dari Pixabay

Iklim ini terletak di wilayah bumi bagian utara dan selatan. Negara yang memiliki iklim subtropis mempunyai 4 musim, antara lain, musim semi, musim gugur, musim panas dan musim dingin. Kondisi alam di wilayah ini tergolong ekstrem seperti bisa terjadi badai atau tornado secara tiba-tiba. Negara yang memiliki iklim subtropis antara lain, hampir seluruh kawasan Benua Eropa, Afrika Utara, Amerika Serikat, Korea Selatan, Korea Utara, Jepang, dan China.

Iklim subtropis terjadi di kawasan yang berada di garis lintang 23,5º-66,5ºLU sampai dengan 23,5º-66,6º LS. Ada berbagai macam ciri wilayah subtropis, antara lain memiliki musim panas dan musim dingin yang tidak terlalu dingin, curah hujan yang merata per tahunnya, dan jumlah tumbuhan yang hidup di sana cenderung sedikit.

3. Iklim Sedang

iklim

Gambar Oleh: Gambar oleh Наталья Коллегова dari Pixabay

 Tahukah kamu bahwa sebagian besar penduduk yang tinggal di belahan bumi bagian utara memiliki iklim sedang, seperti wilayah Amerika Utara? Iklim sedang memiliki ciri-ciri antara lain, mempunyai suhu harian lebih rendah dibandingkan dengan suhu di iklim tropis, sering terjadi badai secara tiba-tiba, dan tekanan udara yang sering berubah. Negara yang memiliki iklim sedang antara lain, Irlandia, Prancis, Italia, dan Inggris.

Iklim sedang terletak di antara garis lintang 40 derajat LU sampai 60 derajat LS. Iklim sedang terbagi menjadi empat iklim di dalamnya yaitu, stepa, gurun, laut pantai barat, dam benua lembap. Semua iklim yang terdapat di dalamnya memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

4. Iklim dingin

iklim

Gambar Oleh: Gambar oleh 358611 dari Pixabay

Iklim dingin hanya dimiliki oleh daerah-daerah di kutub yaitu Kutub Utara dan Kutub Selatan. Iklim ini terletak pada wilayah yang berada di atas 66,5 derajat Lintang Utara dan Lintang Selatan. Musim dingin di wilayah ini pasti terjadi sepanjang tahun dan dengan memiliki suhu rendah, pasti akan membuat salju abadi. Saat musim dingin terjadi di wilayah ini, maka daerah itu sangat dingin bahkan bisa sampai suhu dingin yang ekstrem. Sedangkan pada saat musim panas, suhu di sana akan terasa sejuk bahkan tidak terasa panas.

Iklim dingin terletak di antara garis 60,5 derajat LU – 90 derajat LU dan 60,5 derajat LS – 90 derajat LS. Beberapa negara yang diketahui memiliki iklim dingin antara lain, Denmark, Swedia, Kanada, Finlandia, Islandia, dan Alaska.

Nah, sekarang kamu sudah tahu bahwa di bumi yang kita tinggali ini ternyata mempunyai berbagai jenis iklim seperti iklim tropis, subtropis, sedang dan juga dingin. Walaupun negara yang sekarang kita tinggali atau Indonesia tidak memiliki semua iklim yang disebutkan di atas, kamu tidak perlu kecewa atau berkecil hati. Teman-teman semua harus bersyukur karena kita dapat merasakan kehangatan sinar matahari sepanjang tahun yang belum tentu semua negara dapat merasakannya.

Pada saat pandemi seperti ini, ternyata daerah yang beriklim tropis juga beruntung. Diketahui, virus corona memiliki masa hidup yang lebih pendek atau rentan mati di wilayah tropis, karena daerah tropis memiliki temperatur yang tinggi.

 

Leave a Reply

error: Isi artikel ini dilindungi !!