efek vaksin
|

Apa Sih Efek Vaksinasi Bagi Tubuh Manusia? Belajar, Yuk!

Teman-Teman beberapa waktu terakhir ini tentu sudah sering mendengar istilah vaksinasi, kan?! Sejak pandemi Covid-19, vaksinasi sendiri menjadi salah satu upaya yang digalakkan. Vaksinasi dinilai menjadi langkah efektif memerangi pandemi Covid-19 yang sudah memakan banyak korban jiwa. Namun, tidak dipungkiri beberapa orang sempat menolak disuntik vaksin karena merasa takut dengan efek vaksinasi yang bisa jadi ditimbulkan. Agar lebih mengenal dan yakin tentang pentingnya melakukan vaksinasi, kita simak ulasan berikut, yuk!

Tentang Vaksinasi

efek vaksin
Gambar Oleh: https://pixabay.com/photos/vaccine-prevention-covid-19-vaccine-6557418/

Vaksinasi adalah pemberian vaksin (antigen) tertentu yang ditujukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh (antibodi) seseorang terhadap suatu penyakit. Melalui prosedur yang tepat, vaksinasi menjadi langkah primer untuk mencegah suatu penyakit melalui kekebalan yang optimal.

Kata vaksinasi sendiri menjadi satu hal yang kerap didengar terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Setelah vaksin Covid sudah berhasil dibuat, pendistribusiannya dilakukan besar-besaran dan kegiatan vaksinasi pun disegerakan.

Vaksin Covid diupayakan untuk mengurangi penularan, menurunkan angka kesakitan atau kematian karena paparan Covid-19, untuk mencapai herd immunity, dan tentunya untuk melindungi masyarakat supaya tetap sehat dan produktif. Seperti halnya imunisasi, ada efek samping yang biasanya menyertai. Efek vaksinasi sebenarnya hal yang wajar dan sebaiknya tidak dijadikan alasan untuk tidak melakukan vaksinasi, terutama vaksinasi Covid-19.

Efek Vaksinasi Covid-19

Efek samping dari vaksinasi Covid-19 bisa berskala ringan hingga berat. Teman-Teman tidak perlu mengkhawatirkan akan hal ini. Adanya efek samping yang dirasakan pasca vaksin Covid-19 malah menandakan hal baik yang artinya kekebalan tubuh Teman-Teman tengah bekerja membentuk antibodi. Berikut ini beberapa efek samping ringan yang paling umum:

1. Rasa Nyeri di Area Suntikan, Bengkak, dan Berwarna Merah

efek vaksin
Gambar Oleh: https://pixabay.com/photos/flu-shot-needle-ouch-medical-1719334/

Area lengan atas yang disuntik biasanya akan merasakan sensasi nyeri untuk beberapa waktu. Tidak jarang rasa nyeri itu disertai pula dengan bengkak dan kemerahan. Efek ini cukup wajar dan tidak perlu ditakuti.

Untuk meredakannya, Teman-Teman boleh mengompres area lengan yang bengkak menggunakan handuk bersih. Celupkan handuk tersebut pada air es lalu kompres area yang nyeri. Cara lainnya, Teman-Teman bisa juga melakukan gerakan peregangan ringan.

2. Demam

efek vaksin
Gambar Oleh: https://pixabay.com/photos/thermometer-fever-number-hand-3656065/

 

Efek vaksinasi yang umum lainnya adalah demam. Tubuh yang demam menandakan kekebalan tubuh sedang bekerja membentuk antibodi. Selama demam masih berada pada kisaran derajat yang normal tidak terlalu tinggi. Jadi, Teman-Teman tidak perlu khawatir. Terus pantau suhu tubuh menggunakan termometer dan kompres untuk membantu menurunkan demam yang dialami.

3. Sakit Kepala dan Nyeri Otot

efek vaksin
Gambar Oleh: https://pixabay.com/photos/upset-overwhelmed-stress-tired-2681502/

Beberapa orang juga merasakan sakit kepala dan nyeri otot pasca vaksinasi. Jika tidak tahan akan efek ini biasanya dokter meresepkan paracetamol atau ibuprofen untuk mengurangi nyeri yang dirasakan.

4. Lemah dan Merasa Kelelahan

efek vaksin
Gambar Oleh: https://pixabay.com/photos/man-guy-tired-lazy-morning-5522892/

 

Jika Teman-Teman merasa lelah dan lemah hal ini wajar. Malah gejala ini menunjukkan hal baik yang berarti tubuh tengah membangun kekebalan tubuh sebagai respon akan vaksinasi yang sudah dilakukan.

Efek vaksinasi Covid-19 di atas biasanya hanya berlangsung beberapa hari saja, tidak lebih dari seminggu pasca vaksinasi. Efek samping yang dirasakan bisa salah satu saja atau bisa juga semuanya. Perbedaan ini karena dipengaruhi dari kondisi atau stamina setiap orang yang berbeda-beda.

Efek samping vaksinasi Covid-19 kurang lebih mirip dengan gejala infeksi Covid-19. Meskipun demikian, vaksin sudah dirancang agar tidak menginfeksi yang membuat seseorang menjadi tertular. Jadi tidak perlu takut atau merasa khawatir. Akan tetapi, pada beberapa kasus juga didapati efek samping vaksinasi dalam kategori cukup berat, diantaranya:

1. Anafilaksis

Efek vaksinasi berupa jenis reaksi alergi yang cukup parah. Efek samping ini minim terjadi tapi sempat ditemui pada penerima vaksin terutama di Amerika Serikat. Di mana sekitar 2-5 dari satu juta orang bisa mengalami efek samping ini.

2. TTS (Trombosis dengan Sindrom Trombositopenia)

Efek samping ini juga jarang terjadi tapi, sempat dijumpai pada penerima vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Janssen yang digelar di Amerika. Diketahui 50 dari 16 juta penerima vaksin melaporkan mengalami efek samping ini. Efek vaksinasi Covid-19 TTS juga didapati pada penerima vaksin Moderna di Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

3. GBS (Guillain Barre Syndrome)

GBS termasuk kelainan langka yang terjadi karena sistem kekebalan tubuh malah merusak sel saraf sehingga berisiko pada terjadinya lemah otot hingga kelumpuhan. Beberapa penderita didapati bisa sembuh total, meski ada pula yang mengalami kerusakan saraf permanen.

Efek vaksinasi Covid-19 ini dilaporkan dialami penerima vaksin Johnson & Johnson Janssen. Di mana penderitanya didominasi pria berusia di atas 50 tahun.

4. Miokarditis dan Perikarditis

Efek samping lain yang bisa ditimbulkan adalah miokarditis dan juga pericarditis. Dari kegiatan vaksinasi yang sudah dilakukan diterima laporan sejumlah remaja mengalami kasus miokarditis dan perikarditis. Sebagian kasus terjadi pada remaja usia 12-29 tahun pasca menerima vaksin jenis Moderna dan Pfizer.

Itulah beberapa efek vaksinasi Covid-19 mulai dari yang ringan hingga berat. Secara umum vaksinasi aman dilakukan. Agar manfaat vaksinasi bisa Teman-Teman rasakan secara optimal, pastikan melakukan pemantauan kondisi kesehatan sebelum melakukan vaksinasi.

Tunda vaksinasi jika merasa sedang tidak enak badan, flu, deman, atau menderita sakit lainnya. Setelah merasa sehat Teman-Teman bisa berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis untuk memastikan kondisi tubuh siap menerima vaksinasi.

Meski sudah divaksin tidak lantas seseorang tidak mungkin terkena Covid-19. Karenanya setiap orang tetap harus menjaga protokol kesehatan meski sudah divaksin sekalipun. Adapun untuk beberapa efek vaksinasi seperti yang disebutkan di atas tidak perlu ditakuti karena begitu besar manfaat vaksinasi yang bisa teman-teman dapatkan.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *