Kenalan dengan Ukulele, Si Alat Musik Mirip Gitar, Yuk!

ukulele

Teman-Teman pernahkah mendengar alat musik bernama ukulele? Sekilas alat musik ini mirip seperti gitar tapi berukuran lebih kecil. Cara mainnya pun sama yakni dipetik. Namun, tentu keduanya berbeda, ya. Mau lebih mengenal alat musik yang konon berasal dari Hawai ini? Yuk cari tahu!

Kenalan dengan Ukulele

ukulele
Gambar Oleh: https://pixabay.com

Alat musik ukulele adalah alat musik petik berukuran sekitar 20 inchi yang diketahui berasal dari Hawai sekitar tahun 1879. Dalam bahasa Hawai kata “uku” artinya “kutu”, yang secara keseluruhan alat musik yang memiliki bentuk seperti gitar ini berarti “kutu loncat”. Arti nama yang unik, tapi terlepas dari namanya tersebut alat musik ini mampu menghasilkan suara atau bunyi yang khas.

Seperti halnya dengan gitar, ukulele juga memiliki senar. Jumlah senar bervariasi sekitar 4-10 buah. Teman-Teman bisa memainkannya dalam nada yang besar nan indah baik untuk instrumen tunggal maupun instrumen pengiring. Alat musik ini asyik digunakan untuk mengiringi musik klasik, jazz, reggae, country, bahkan rock. Di Indonesia sendiri alat musik ini kerap digunakan sebagai pengiring pada musik keroncong.

Pada umumnya alat musik Hawai ini memiliki 4 ukuran berbeda, diantaranya ada sopran, concert, tenor, dan juga baritone. Ukuran sopran diklaim sebagai alat musik ukulele ukuran standar di tempat asalnya yang mana sekaligus menjadi ukuran terkecil dibanding tiga ukuran lainnya. Seiring waktu tepatnya pada tahun 1920 mulai dikembangkan ukuran concert yang memiliki ukuran sedikit lebih besar dibanding sopran dan memiliki nada lebih keras dan lebih dalam.

Ukuran lebih besar lainnya berurutan ada tenor dan baritone. Di mana baritone dikembangkan sekitar tahun 1940-an yang mana memiliki ukuran paling besar dengan volume dan nada bass dalam.

Bagian-Bagian Ukulele

Alat musik mirip gitar ini juga populer disebut cavaquinho yang berarti potongan kayu kecil. Dalam perkembangannya, alat musik ini menyebar ke sejumlah tempat lintas benua hingga akhirnya diterima di seluruh dunia. Adapun berikut ini bagian-bagian alat musik ukulele yang perlu Teman-Teman ketahui agar bisa membedakannya dengan gitar, yaitu:

1. Bagian Kepala

ukulele
Gambar Oleh: https://pixabay.com

Bagian paling atas ukulele disebut head atau kepala. Bagian kepala ini terdiri dari 2 bagian lain seperti tuner dan nut. Keduanya memiliki fungsi berbeda. Apa saja kira-kira?

Tuner merupakan bagian pada kepala yang menentukan tuning. Terdapat 4 buah tuner yang memiliki fungsu untuk menjaga agar suara tidak cepat berubah. Hal ini sesuai fungsi utama tuner untuk menyetem suara agar memiliki nada sesuai yang diharapkan. Sementara nut merupakan penyanggah senar yang berfungsi menghasilkan suara nyaring.

2. Bagian Leher

ukulele
Gambar Oleh: https://pixabay.com

Bagian lainnya alat musik ukulele adalah neck atau leher yang menjadi tempat tangan kiri untuk menggenggamnya. Pada leher ini terdapat beberapa bagian yang lain seperti fingerboard dan fret. Fingerboard sering disebut pula fretboard, merupakan papan yang panjang di bagian depan leher ukulele. Pada fingerboard inilah jari-jari bermain menekan senar seperlu menentukan chord yang ingin dimainkan. Sementara fret adalah besi yang ditanam pada fingerboard yang fungsinya untuk menentukan nada dasar pada senar.

3. Bagian Badan

ukulele
Gambar Oleh: https://pixabay.com

Sebagian besar alat musik ukulele terdiri dari body atau badan. Bagian ini bisa dibilang bagian yang paling terlihat menonjol dengan bentuknya yang cukup bervariasi bergantung dengan produsen pembuatnya. Namun, secara umum bentuk badan mirip seperti gitar dengan lekukan yang khas.

Pada body ini terdapat sound hole, saddle, dan bridge. Sound hole merupakan lubang suara yang berfungsi mengakses papan suara yang berada di dalam badan. Adapun bridge seperti namanya merupakan jembatan yang menjadi tempat mengaitkan senar di badan alat musik mirip gitar ini.

Satu lagi saddle adalah pelana. Seperti bantalan yang melekat kuat pada bridge. Fungsi dari pelana ini mirip seperti nut yakni untuk menambat suara senar menjadi nyaring.

Bagaimana, kini Teman-Teman sudah lebih mengenal tentang ukulele bukan? Tertarik mencoba memainkannya? Alat musik ini termasuk yang mudah dipelajari. Ukurannya yang relatif kecil dan ringan pun membuat penggunanya berasal dari berbagai rentang usia mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Kenalan dengan Seni Pantomim yang Sangat Unik, Yuk!

pantomim

Pantomim

pantomim
Gambar Oleh: Gambar oleh Tuna Ölger dari Pixabay

Pantomim adalah suatu kesenian teater dimana pemeran nya hanya menggunakan gerakan untuk menghasilkan perwatakannya, serta sebagai sarana komunikasi bagi penonton mengenai apa yang disampaikan si pemeran dalam kesenian tersebut. Pemain akan mencoba mengekspresikan apa yang akan disampaikannya kepada penonton dan juga emosinya melalui pola gerakan serta mimik wajah si pemeran. Maka pesan yang akan disampaikan oleh pemeran akan dipahami oleh penonton. Walaupun begitu, aktivitas tersebut mengandung arti dalam mengajarkan Teman-Teman untuk selalu ceria dalam beraktifitas.

4 Unsur Penting dalam Pantomim 

pantomim
Gambar Oleh: Gambar oleh my best in collections – see and press 👍🔖 dari Pixabay

4 unsur penting dalam seni teater pantomim yang bisa Teman-Teman ketahui adalah sebagai berikut :

  • Tema, alur, dan dialog pantomim
  • Gerakan akan yang dipakai
  • Panggung yang akan dipergunakan dalam pementasan pantomim
  • Kostum, hiasan, serta atribut pantomim

Teknik Dasar Gerakan Pantomim bagi Pemula

pantomim
Gambar Oleh: Gambar oleh Saleh Perdomo dari Pixabay

Berikut teknik dasar dari gerakan pantomim yang bisa Teman-Teman coba jika tertarik untuk melakukannya :

  • Berdandan Seperti Seniman Pantomim

Bagi Teman-Teman yang ingin mencoba menjadi seorang pantomim, yang pertama harus dilakukan adalah mengikuti penampilannya terlebih dahulu. Kalau Teman-Teman tidak berpenampilan seperti seorang pantomim, pastinya kesan dan nilai artistic pantomim tidak akan terpancar.

Mewarnai wajah dengan cat berwarna putih dan menggunakan lipstik hitam atau cat hitam bisa Teman-Teman coba. Setelah itu pakaiannya. Kostum untuk pantomim memiliki khas yang unik yakni dengan memakai kaos berwarna putih dengan corak garis samping (horizontal) celana hitam dan memakai topi seperti karakter the Chaplin.

  • Gunakan Tubuh untuk Berbicara

Berikutnya Teman-Teman mencoba menyampaikan pesan melalui gerakan tangan terlebih dahulu. Tidak lupa gunakan ekspresi wajah untuk membantu menyampaikan pesan kepada penonton. Kalian bisa mencoba sambil melihat kaca di rumah Teman-Teman.

  • Mulailah dengan Teknik Dasar Pantomim

Gunakanlah daya imajinasi Teman-Teman untuk menghasilkan gerakan-gerakan pantomim untuk melatih cara kita berkomunikasi tanpa lisan. Bisa juga ditambah dengan latihan menjaga keseimbangan tubuh ketika melakukan gerakan-gerakan yang akan Teman-Teman lakukan. Kemudian Teman-Teman bisa meminta bantuan orang lain untuk menilai apakah gerakan tersebut sudah bagus atau belum.

  • Manipulasi Ruang dan Benda

Teknik ini yang paling sulit untuk seorang pemula, karena Teman-Teman harus bisa membuat sebuah benda atau objek menyatu dengan gerakan kalian. Misalnya saja, Teman-Teman memperagakan sedang menendang bola. Kalian harus memperagakan seolah-olah sedang melakukannya, tapi sebenarnya di depan kalian tidak ada bola untuk ditendang. Teknik ini bisa dikatakan mirip dengan sulap, namun yang terpenting adalah cara bagaimana Teman-Teman bisa menyatu dengan benda yang digunakan untuk pertunjukkan. 

  • Mendeskripsikan Suatu Tragedi

Hal ini berhubungan dengan daya khayal atau imajinasi Teman-Teman yang akan menjelaskan mengenai sebuah tragedi sederhana yang terjadi di kehidupan kita. Contohnya, Teman-Teman berpura-pura terpeleset saat berjalan atau menggunakan objek lain seperti tertimpa buah di kepalanya.

Sejarah Pantomim Di Dunia

pantomim
Gambar Oleh: Gambar oleh Carlos Barengo dari Pixabay

Dibawah ini adalah penjelasan ringkas sejarah mengenai pantomim yang ada di dunia hingga dapat berkembang sampai saat ini. Buku Aristoteles dalam poetics menyebutkan seni dari pantomim sudah berusia tua. Sebelum pantomim terkenal yunani, ternyata kesenian ini sudah dikenal terlebih dahulu di Mesir dan India Teman. Rumusan Aristoteles yang mengemukakan bahwa mengenai pantomim bisa diungkapkan melalui ciri-ciri dasarnya.

Ketika itu, orang Yunani kuno mengenal gerakan imitasi (gerak tiruan) dimana gerakan itu sendiri tidak berdasarkan ritme secara seluruhnya, bisa dibilang gerakan acak. Seni gerakan tersebut disebut sebagai suatu gerakan isyarat. Oleh karena itu, gerakan tersebut diberi nama oleh para ahli dengan nama pantomime, Teman-Teman!

Kemudian buku yang berjudul The art of Pantomime (1970) menjelaskan pantomim merupakan seni pertunjukkan yang disampaikan melalui ciri-ciri dasarnya. Ciri-ciri tersebut adalah ketika seseorang melakukan gerakan isyarat atau bahasa isyarat (bahasa bisu). Bahasa dari gerakan pantomim itu bersifat universal. Maksudnya, luas makna dan bebas sesuai ekspresi yang Teman-Teman kehendaki untuk menyampaikan kesan tersebut. Pantomim diartikan juga sebagai pertunjukkan theatrical dalam sebuah permainan dengan bahasa gerak.

Dalam Ensiklopedia Britannica, menjelaskan bahwa sesungguhnya pantomim adalah seni yang menonjolkan olah tubuh dan tanpa mulut (kebisuan) dan sudah ada sejak tahun 600 SM di Yunani.

 

Cari Tahu Tentang Tari Cakalele dari Maluku, Yuk!

tari cakalele

Tari Cakalele adalah salah satu satu tarian perang yang cukup terkenal di Indonesia. Tari cakalele adalah salah satu tarian khas masyarakat Maluku. Tarian ini memiliki salah bentuk atraksi seni yang melambangkan sebuah rasa keberanian, keperkasaan, ketangkasan dan juga persekutuan.

Tari cakalel adalah tarian perang dari Maluku yang mana membutuhkan 5 hingga 30 orang penari. Sebenarnya secara umum tarian ini memberikan gambaran mengenai perjuangan dari rakyat Maluku dalam membela kebenaran.

Sejarah tari Cakalele

tari cakalele
Gambar Oleh: https://greatnesia.id/

Pada awalnya, Tari cakalele adalah tari perang yang dipertunjukan untuk memberikan semangat pada pasukan yang akan melawan penjajahan. Namun jika menelisik menurut sejarahnya, maka tari cakalele adalah salah satu jenis tarian yang merupakan sebuah bentuk penghormatan untuk nenek moyang dari bangsa Maluku yang merupakan seorang pelaut. 

Biasanya sebelum akan mengarungi lautan, para pelaut akan melakukan sebuah agenda ritual dengan mengadakan sebuah pesta makan, minum dan berdansa bersama. Ketika melakukan ritual, mereka juga melakukan tarian cakalele sebelum akan melaut. Masyarakat Maluku percaya jika mereka akan mendapatkan restu dari para arwah leluhurnya yang merupakan seorang pelaut. 

Pada saat akan menarikan tari cakalele, para penarinya akan menggunakan pakaian perang. Pakaian perang ini dikenakan oleh para penari laki – laki dan biasanya didominasikan dengan pakain berwarna terang, dan secara umum biasanya warna merah dan kuning tua yang menjadi pilihannya. Sedangkan untuk para penari wanita atau biasanya disebut dengan mai mai akan menggunakan pakaian dengan warna putih. 

Kelengkapan untuk Tari Cakalele

tari cakalele
Gambar Oleh: https://www.genpi.co/

Saat akan melakukan tari cakalele, ada beberapa perlengkapan menari yang harus dikenakan oleh para penarinya. Untuk penari laki–laki, selain menggunakan pakaian perang dengan warna terang, juga harus melengkapi atributnya dengan pedang yang digenggam di tangan dan salawaku atau perisai. Sedangkan untuk penari wanita, selain menggunakan pakaian putih, juga dilengkapi dengan membawa sapu tangan atau lenso. 

Untuk pakaian dan juga kelengkapan yang dikenakan oleh penari laki – laki memiliki artinya tersendiri. Pakaian perang warna merah memiliki makna jiwa kepahlawan. Ini menandakan jika penduduk Maluku memiliki keberanian dan rasa patriotisme yang tinggi pada saat akan melawan musuh mereka. 

Sedangkan pedangnya memiliki makna sebagai harga diri dari masyarakat Maluku yang memang harus dipertahankan. Sedangkan tameng serta teriakan yang lantang ketika melakukan tarian cakalele, memiliki makna protes kepada sistem pemerintahan yang mana mereka tidak memihak pada kehidupan masyarakat.

Di zaman sekarang ini, ada beberapa penari yang menggunakan tutup kepala yang dihiasi dengan bulu dari burung cendrawasih atau bisa juga dari kain. Makna dari bulu ini menjadi penting untuk orang Banda, terutama untuk adat dan budaya bagi tradisi tari cakalele itu sendiri. Tarian cakalele sendiri sebenarnya tidak bisa ditarikan leluasa jika tidak ada burung cendrawasih yang tidak terpasang di kepala dari para penarinya. 

Selain para penari dari tari cakalele, tarian ini juga akan diiringi dengan para pemegang umbul – umbul dan juga para pembantu lainnya. Musik tarian dari tari cakalele ini diiringi dengan musik rifa, bia, dan suling. Penari akan tampil dengan gerakan yang sesuai dengan lagu sebagai salah satu bentuk perwujudan dan juga rasa patriotisme dan juga semangat heroik yang tinggi dari para penarinya. 

Pada dasarnya, tari cakalele adalah salah satu bentuk tarian yang sangat sakral. Tarian perang ini juga tidak boleh dipentaskan oleh orang luar yang bukan bagian dari suku Maluku. Karena tarian ini hanya boleh dilakukan oleh anak adat setempat. 

Fungsi Tari Cakalele

tari cakalele
Gambar Oleh: http://tari-daerah-indonesia.blogspot.com/l

Untuk saat ini, tari cakalele memang lebih sering digunakan untuk pertunjukan saat akan menyambut tamu agung dan juga untuk acara adat. Tari cakalele memang tidak bisa selalu bisa dipertunjukkan, karena dipelukan banyak penari dan kelengkapan serta diperlukan persiapan yang membutuhkan biaya yang cukup tinggi dalam waktu yang lama. Secara umum, tari cakalele memerlukan penari setidaknya 30 orang. Selain itu, ada juga penabuh gendang, pemukul gong, pemegang umbul –umbul serta beberapa pemuka adat dengan pasangan suami istri yang melengkapi tarian ini. Jika dilihat secara adat, fungsi dari pelengkap ini tidak bisa diubah dan diganti dengan orang lain. Karena cakalele sendiri adalah tarian yang membentuk sebuah keutuhan adat yang sangat kental dengan sebuah ritual dan mistik. 

Untuk atraksi dari tari cakalele yang digunakan untuk penyambutan tamu jarang menggunakan parang seperti zaman dulu. Alat yang sering digunakan saat ini adalah dengan umbul-umbul yang terbuat dari daun kelapa. Sedangkan pakaian adat harus tetap digunakan ketika sedang melakukan tarian ini. Tapi, para penari juga boleh menggunakan pakaian adat yang lebih berkreasi ketika tarian cakalele digunakan untuk menyambut tamu. 

 

error: Isi artikel ini dilindungi !!